Tuesday, July 21, 2020

Kata-kata Mutiara Orang Bijak



Pesan dalam kumpulan kata-kata mutiara berikut dapat menginspirasi Anda dalam berinteraksi sosial dengan sesama dan dapat membuat Anda menjadi pribadi yang lebih hebat dan bijak. 

Pesan dalam kumpulan kata-kata mutiara ini tidak akan pernah menyentuh jiwa yang kerdil, pemalas, pesimis, mudah patah semangat, tidak percaya diri, serta tidak memiliki cita-cita!

  • Hati Anda belum hidup kalau belum pernah mengalami rasa sakit. Rasa sakit karena cinta akan membuka hati, bahkan bila hati itu sekeras batu. (Hazrat Inayat Khan)
  • Rahasia kebahagiaan adalah membuat orang lain merasa bahagia. (W. Clement Stone) 
  • Rayulah aku, dan aku mungkin tak mempercayaimu. Kritiklah aku, dan mungkin aku tak menyukaimu. Acuhkan aku, dan aku mungkin tak memaafkanmu. Semangatilah aku, dan aku mungkin takkan melupakanmu. (William Arthur)
  • Jika Anda membuat seseorang bahagia hari ini, Anda juga membuat dia berbahagia dua puluh tahun lagi, saat ia mengenang peristiwa itu. (Sydney Smith)
  • Manusia yang paling lemah adalah orang yang tidak mampu mencari teman. Namun yang lebih lemah dari itu adalah orang yang mendapatkan banyak teman tetapi menyia-nyiakannya. (Ali bin Abi Thalib)
  • Jangan segan untuk mengulurkan tangan Anda. Tetapi, jangan juga segan untuk menjabat tangan orang lain yang datang pada Anda. (Pope John XXIII)
  • Sahabat paling baik dari kebenaran adalah waktu, musuhnya yang paling besar adalah prasangka, dan pengiringnya yang paling setia adalah kerendahan hati. (Caleb CC.)
  • Karakter manusia dapat dipelajari dari kata sifat yang biasa digunakan dalam percakapan. (Mark Twain)
  • Kebahagiaan tertinggi dalam kehidupan adalah kepastian bahwa Anda dicintai apa adanya, atau lebih tepatnya dicintai walaupun Anda seperti diri Anda adanya. (Victor Hugo)
  • Dengan berkomunikasi dengan orang lainlah saya mengembangkan harga diri saya. (Oprah Winfrey) 
  • Keramahtamahan dalam perkataan menciptakan keyakinan, keramahtamahan dalam pemikiran menciptakan kedamaian, keramahtamahan dalam memberi menciptakan kasih. (Lao Tse)
  • Perbuatan-perbuatan salah adalah biasa bagi manusia, tetapi perbuatan pura-pura itulah sebenarnya yang menimbulkan permusukan dan pengkhianatan. (Johan Wolfgang Goethe)
  • Musuh yang paling berbahaya di atas dunia ini adalah penakut dan bimbang. Teman yang paling setia, hanyalah keberanian dan keyakinan yang teguh. (Andrew Jackson)
  • Persahabatan adalah hal tersulit untuk dijelaskan di dunia ini. Dan, itu bukan soal yang Anda pelajari di sekolah. Tetapi, bila Anda tidak pernah belajar makna persahabatan, Anda benar-benar tidak belajar apa pun. (Muhammad Ali)
  • Maafkanlah musuh-musuh Anda, tapi jangan pernah melupakan nama-namanya. (John F. Kennedy)
  • Kita datang ke dunia ini sendiri, dan sendiri pula kita meninggalkannya. Diantara pintu masuk dan pintu keluar, kita menghabiskan waktu lain untuk mencari persahabatan. (E. M. Dooling)
  • Sifat cinta sama seperti sifat air dan tanah. Apabila Anda tidak cukup menggali, yang Anda peroleh adalah air yang keruh. Apabila Anda cukup menggali, yang Anda peroleh adalah air yang bersih dan jernih. (Hazrat Inayat Khan)
  • Anda tidak dapat melarikan diri dari tanggung jawab hari esok dengan menghindari hari ini. (Abraham Lincoln) 
  • Hanya mereka yang berani gagal dapat meraih keberhasilan. (Robert F. Kennedy)
  • Setiap pria dan wanita sukses adalah pemimpi-pemimpi besar. Mereka berimajinasi tentang masa depan mereka, berbuat sebaik mungkin dalam setiap hal, dan bekerja setiap hari menuju visi jauh ke depan yang menjadi tujuan mereka. (Brian Tracy)
  • Percayalah pada keajaiban, tapi jangan tergantung padanya. (H. Jackson Brown, Jr)
  • Alam memberi kita satu lidah, akan tetapi memberi kita dua telinga, agar kita mendengar dua kali lebih banyak daripada berbicara. (La Rouchefoucauld)
  • Kebahagiaan tergantung pada apa yang dapat Anda berikan, bukan pada apa yang Anda peroleh. (Mohandas Ghandi)
  • Kegagalan tidak diukur dari apa yang telah Anda raih, namun kegagalan yang telah Anda hadapi, dan keberanian yang membuat Anda tetap berjuang melawan rintangan yang bertubi-tubi. (Orison Swett Marden)
  • Dan bahwa setiap pengalaman mestilah dimasukkan ke dalam kehidupan, guna memperkaya kehidupan itu sendiri. Karena tiada kata akhir untuk belajar seperti juga tiada kata akhir untuk kehidupan. (Annemarie S.)
  • Urusan kita dalam kehidupan bukanlah untuk melampaui orang lain, tetapi untuk melampaui diri sendiri, untuk memecahkan rekor kita sendiri, dan untuk melampaui hari kemarin dengan hari ini. (Stuart B. Johnson)
  • Semua kejayaan datang dari keberanian untuk memulai  (Eugene F. Ware) 
  • Saya telah mempelajari kehidupan pria-pria besar dan wanita-wanita terkenal, dan saya menemukan bahwa mereka yang mencapai puncak keberhasilan adalah mereka yang melakukan pekerjaan-pekerjaan yang ada di hadapan mereka dengan segenap tenaga, semangat dan kerja keras. (Harry S. Truman)
  • Sebagian orang mengatakan kesempatan hanya datang satu kali, itu tidak benar. Kesempatan itu selalu datang, tetapi Anda harus siap menanggapinya. (Louis L’amour)
  • Hanya ada satu sudut di alam semesta ini yang membuat Anda yakin semua akan membaik, dan itu adalah diri Anda sendiri. (Aldous Huxley)
  • Kegagalan dapat dibagi menjadi dua sebab. Yakni orang yang berpikir tapi tidak pernah bertindak dan orang yang bertindak tapi tidak pernah berpikir. (W.A. Nance)
  • Jika kita memulainya dengan kepastian, kita akan berakhir dalam keraguan, tetapi jika kita memulainya dengan keraguan, dan bersabar menghadapinya, kita akan berakhir dalam kepastian. (Francis Bacon)
  • Jangan melihat masa lalu dengan penyesalan, jangan pula melihat masa depan dengan ketakutan, tapi lihatlah sekitarmu dengan penuh kesadaran. (James Thurber)
  • Orang-orang menjadi begitu luar biasa ketika mereka mulai berpikir bahwa mereka bisa melakukan sesuatu. Saat mereka percaya pada diri mereka sendiri, mereka memiliki rahasia kesuksesan yang pertama. (Norman Vincent Peale)
  • Kebahagiaan akan tumbuh berkembang manakala Anda membantu orang lain. Namun bilamana Anda tidak mencoba membantu sesama, kebahagiaan akan layu dan mengering. Kebahagiaan bagaikan sebuah tanaman, harus disirami tiap hari dengan sikap dan tindakan memberi. (J. Donald Walters)
  • Sedikit sekali orang yang memiliki hartanya sendiri. Harta lah yang memiliki mereka. (Robert G. Ingersoll)
  • Hidup adalah sebuah tantangan, maka hadapilah. Hidup adalah sebuah nyanyian, maka nyanyikanlah. Hidup adalah sebuah mimpi, maka sadarilah. Hidup adalah sebuah permainan, maka mainkanlah. Hidup adalah cinta, maka nikmatilah. (Bhagawan Sri Sthya Sai Baba)
  • Orang yang bahagia bukanlah pada lingkungan tertentu, melainkan orang dengan sikap-sikap tertentu. (Hugh Downs)
  • Jangan takut untuk mengambil satu langkah besar bila memang itu diperlukan. Anda tak akan bisa melompati jurang dengan dua lompatan kecil. (David Lloyd George)
  • Tak ada rahasia untuk menggapai sukses. Sukses itu dapat terjadi karena persiapan, kerja keras dan mau belajar dari kegagalan. (General Collin Power)
  • Kita menilai diri kita dengan mengukur dari apa yang kita rasa mampu untuk kerjakan, orang lain mengukur kita dengan mengukur dari adap yang telah kita lakukan. (Henry Wadsworth Longfellow)
  • Pengalaman bukan apa yang terjadi pada Anda, melainkan apa yang Anda lakukan atas apa yang terjadi pada Anda. (Aldous Huxley)
  • Sukses seringkali datang pada mereka yang berani bertindak, dan jarang menghampiri penakut yang tidak berani mengambil konsekuensi. (Jawaharlal Nehru)
  • Orang yang luar biasa itu sederhana dalam ucapan, tetapi hebat dalam tindakan. (Confusius)
  • Kita tidak tahu bagaimana hari esok, yang bisa kita lakukan adalah berbuat sebaik-baiknya dan berbahagia hari ini. (Samuel Taylor Colleridge)
  • Sukses berarti mendapatkan yang Anda inginkan, sedangkan kebahagiaan adalah menginginkan yang Anda peroleh. (Dale Carnegie) 
  • Amatlah sedikit yang diperlukan untuk membuat suatu kehidupan yang membahagiakan, semuanya ada di dalam diri Anda, yaitu di dalam cara berpikir dan bersikap. (Fred Corbett)
  • Kesalahan terbesar yang dibuat manusia dalam kehidupannya adalah terus-menerus merasa takut bahwa mereka akan melakukan kesalahan. (Elbert Hubbad)
  • Kebanggan kita yang terbesar bukan karena tidak pernah gagal, tetapi bangkit kembali setiap kita jatuh. (Confusius)
  • Tiadanya keyakinanlah yang membuat orang takut menghadapi tantangan, dan saya percaya pada diri saya sendiri. (Muhammad Ali)
  • Banyak kegagalan dalam hidup ini dikarenakan orang tidak menyadari betapa dekatnya mereka dengan keberhasilan, saat mereka menyerah. (Thomas Alfa Edison)
  • Semua orang tidak perlu malu karena berbuat kesalahan, selama ia menjadi lebih bijaksana dari sebelumnya. (Alexander Pope)
  • Kepemimpinan adalah cara mengomunikasikan kelebihan dan potensi orang lain hingga melihat kualitasnya. (Stephen Covery) 
  • Kita berdoa jika kesusahan dan membutuhkan sesuatu, mestinya kita juga berdoa dalam kegembiraan besar dan rezeki melimpah. (Khalil Gibran)
  • Bagian terbaik dari seseorang adalah perbuatan-perbuatan baiknya dan kasihnya yang tidak diketahui orang lain. (William Wordsworth)
  • Hiduplah seperti pohon kayu yang lebat buahnya, hidup di tepi jalan dan dilempari dengan batu, tapi membalas dengan buah. (Abu Bakar Sibli)
  • Apabila kamu tidak bisa berbuat kebaikan kepada orang lain dengan kekayaanmu, maka berilah mereka kebaikan dengan wajahmu yang berseri-seri, disertai akhlak yang baik. (Nabi Muhammad Saw.)
  • Kaca, porselen, dan nama baik, adalah sesuatu yang gampang sekali pecah, dan tak akan dapat direkatkan kembali tanpa bekas yang nampak. (Benjamin Franklin)
  • Kita melihat kebahagiaan itu seperti pelangi, tidak pernah berada di atas kepala kita sendiri, tetapi selalu berada di atas kepala orang lain. (Thomas Hardy)
  • Bersikaplah kukuh seperti batu karang yang tidak putus-putusnya dipukul ombak. Ia tidak saja tetap berdiri kukuh, bahkan ia menentramkan amarah dan gelombang itu. (Marcus Aurelius)
  • Karena manusia cinta akan dirinya, tersembunyilah baginya aib dirinya. Tidak kelihatan olehnya walaupun nyata. Kecil di pandangnya walau bagaimana pun besarnya. (Jalinus At Thabib)
  • Jika orang berpegang pada keyakinan, maka hilanglah kesangsian. Tetapi, jika semua orang mulai berpegang pada kesangsian, maka hilanglah keyakinan. (Sir Francis Bacon)
  • Sesuatu yang belum dikerjakan, seringkali nampak mustahil, kita baru yakin kalau kita telah melakukannya dengan baik. (Evelyn Underhill)
  • Kebanyakan dari kita tidak mensyukuri apa yang sudah kita miliki, tetapi kita menyesali apa yang belum kita capai. (Schopenhauer)
  • Orang-orang yang sukses telah belajar membuat diri mereka melakukan hal yang harus dikerjakan ketika hal itu memang harus dikerjakan, entah mereka menyukainya atau tidak. (Aldus Huxley)
  • Orang-orang hebat di bidang apapun bukan baru bekerja karena mereka terinspirasi, namun mereka menjadi terinspirasi karena mereka lebih suka bekerja. Mereka tidak menyia-nyiakan waktu untuk menunggu inspirasi. (Ernest Newman)
  • Belajarlah dari kesalahan orang lain. Anda tak dapat hidup cukup lama untuk melakukan semua kesalahan itu sendiri. (Martin Vanbee)
  • Dalam masalah hati nurani, pikiran pertama lah yang terbaik. Dalam masalah kebijaksanaan, pemikiran terakhirlah yang terbaik. (Robert Hall)
  • Cara untuk menjadi di depan adalah memulai sekarang. Jika memulai sekarang, tahun depan Anda akan tahu banyak hal yang sekarang tidak diketahui, dan Anda tidak akan mengetahui masa depan jika Anda menunggu. (William Feather)
  • Pahlawan bukanlah orang yang berani menetakkan pedangnya ke pundak lawan, tetapi pahlawan yang sebenarnya ialah orang yang sanggup menguasai dirinya ketika ia marah. (Nabi Muhammad Saw.)
  • Ancaman nyata sebenarnya bukan pada saat komputer mulai bisa berpikir seperti manusia, tetapi ketika manusia mulai berpikir seperti komputer. (Sydney Harris)
  • Orang-orang yang berhasil akan mengambil manfaat dari kesalahan-kesalahan yang ia lakukan, dan akan mencoba kembali untuk melakukan dengan cara yang berbeda. (Dale Carnegie)
  • Hati yang penuh syukur bukan saja merupakan kebajikan yang terbesar, melainkan merupakan induk dari segala kebajikan yang lain. (Cicero)
  • Semua yang dimulai dengan rasa marah, akan berakhir dengan rasa malu. (Benjamin Franklin)
  • Apa yang nampak sebagai suatu kemurahan hati, sering sebenarnya tiada lain adalah ambisi yang terselubung, yang mengabaikan kepentingan-kepentingan kecil untuk mengejar kepentingan-kepentingan yang lebih besar. (La Roucefoucauld)
  • Tiga sifat manusia yang merusak adalah : kikir yang dituruti, hawa nafsu yang diikuti, serta sifat mengagumi diri sendiri yang berlebihan. (Nabi Muhammad Saw.)
  • Kita semua hidup dalam ketegangan, dari waktu ke waktu, serta dari hari ke hari, dengan kata lain, kita adalah pahlawan dari cerita kita sendiri. (Mary Mc Carthy)
  • Kerendahan hati menuntun pada kekuatan, bukan kelemahan. Mengakui kesalahan dan melakukan perubahan atas kesalahan adalah bentuk tertinggi dari penghormatan pada diri sendiri. (John McCLoy)
  • Apapun tugas hidup kita, lakukanlah dengan baik. Seseorang semestinya melakukan pekerjaannya sedemikian baik sehingga mereka yang masih hidup, yang sudah mati dan yang belum lahir tidak mampu melakukannya lebih baik lagi. (Marthin Luther King)
  • Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tetapi perjuanganmu lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri. (Bung Karno)
  • Orang-orang yang gagal dibagi menjadi dua : mereka yang berpikir gagal padahal tidak pernah melakukannya, dan mereka yang melakukan kegagalan tapi tak pernah memikirkannya. (John Charles Salak)
  • Orang yang menyulitkan orang lain adalah orang yang tidka memiliki perhatian pada orang lain. (Alfred Adler) 
  • Kegagalan adalah sesuatu yang bisa kita hindari dengan tidak mengatakan apa-apa, tidak melakukan apa-apa dan tidak menjadi apa-apa. (Denis Waitley)
  • Kebaikan hati adalah ketidakmampuan untuk tetap tenteram jika ada orang lain yang merasa gelisah, ketidakmampuan merasa nyaman jika ada orang merasa tidak nyaman, ketidakmampuan untuk tetap berperasaan enak apabila seorang tetangga sedang gundah. (Samuel H. Holdenson)
  • Telinga pemimpin harus berdenging dengan suara banyak orang. (Woodrow Wilson) 
  • Hal terbaik yang bisa Anda lakukan untuk orang lain bukanlah membagikan kekayaan Anda, tetapi membantu ia untuk memiliki kekayaannya sendiri. (Benjamin Disraeli)
  • Ada dua macam manusia di dunia ini : mereka yang mencari alasan dan mereka yang mencari keberhasilan. Orang yang mencari alasan selalu mencari alasan mengapa pekerjaannya tidak selesai, dan orang yang mencari keberhasilan selalu mencari alasan mengapa pekerjaannya dapat terselesaikan. (Alan Cohen)
  • Cintailah orang yang kau cintai sekedarnya saja, siapa tahu, pada suatu hari kelak, ia akan berbalik menjadi orang yang kau benci. Dan bencilah orang yang kau benci sekedarnya saja, siapa tahu, pada suatu hari kelak, ia akan berbalik menjadi orang yang kau cintai. (Imam Ali RA)
  • Sebuah tong yang penuh dengan pengetahuan belum tentu sama nilainya dengan setetes budi. (Phytagoras)
  • Bila rahasia sebuah atom dari atom-atom tersingkap, rahasia segala benda ciptaan, baik lahir maupun batin akan tersingkap, dan kau takkan melihat pada dunia ini atau dunia yang akan datang kecuali Tuhan. (Syaikh Ahmad Al-Alawi)
  • Lebih baik menjaga mulut Anda tetap tertutup dan membiarkan orang lain menganggap Anda bodoh, daripada membuka mulut Anda dan menegaskan semua anggapan mereka. (Mark Twain)
  • Semua anak adalah seniman, masalahnya adalah bagaimana tetap menjadi seniman ketika ia besar nanti  (Pablo Piccaso) 
  • Kepuasan terletak pada usaha, bukan pada hasil. Berusaha dengan keras adalah kemenangan yang hakiki. (Mahatma Ghandi)
  • Hal terindah yang dapat kita alami adalah misteri. Misteri adalah sumber semua seni sejati dan semua ilmu pengetahuan. (Albert Einstein)
  • Orang-orang yang melontarkan kritik bagi kita pada hakikatnya adalah pengawal jiwa kita, yang bekerja tanpa bayaran. (Corni Ten Boom)
  • Sukses berjalan dari satu kegagalan ke kegagalan yang lain, tapi kita kehilangan semangat. (Abraham Lincoln)
  • Keramahan adalah seni lembut meningkatkan daya tarik Anda dengan berpura-pura untuk tidak menyadarinya. (Oliver Herford) 
  • Kata yang paling indah di bibir umat manusia adalah kata “Ibu”, dan panggilan yang paling indah adalah “ibuku.” Ini adalah kata yang penuh harapan dan cinta, kata manis dan baik yang keluar dari kedalaman hati. (Kahlil Gibran)
  • Sahabatmu adalah kebutuhan jiwamu yang terpenuhi. Dialah ladang hatimu, yang dengan kasih kau taburi dan kau pungut buahnya penuh rasa terima kasih. Kau menghampirinya di kala hati gersang kelaparan, dan mencarinya di kala jiwa membutuhkan kedamaian. Janganlah ada tujuan lain dari persahabatan kecuali saling memperkaya jiwa. (Kahlil Gibran)
  • Seorang pecundang tak tahu apa yang dilakukannya bila kalah, tapi sesumbar apa yang dilakukannya bila menang. Sedangkan pemenang tak berbicara apa yang akan dilakukannya bila ia menang, tetapi tahu apa yang dilakukannya bila ia kalah. (Eric Berne)
  • Seekor burung hantu yang bijaksana duduk di sebatang dahan. Semakin banyak ia melihat, semakin sedikit ia berbicara. Semakin sedikit ia berbicara, semakin banyak ia mendengar. Mengapa kita tidak seperti burung hantu yang bijaksana itu? (Edward Hersey Richards)
  • Pandanglah hari ini, kemarin sudah jadi mimpi. Dan esok hanyalah sebuah visi. Tetapi, hari ini yang sungguh nyata, menjadikan kemarin sebagai mimpi kebahagiaan, dan setiap hari esok adalah visi harapan. (Alexander Pope)
  • Saya Percaya bahwa jalan sejati menuju kesuksesan tertinggi di bidan apapun adlaah dengan membuat diri Anda menguasai bidang itu. (Andrew Carnegie) 
  • Jadikan deritaku sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan di atas segalanya adalah kekuatan Yang Maha Esa. (Bung Karno)
  • Ia akan datang, dan pergi. Seorang penguasa, pengemis atau pertapa –setiap orang yang lahir pasti mati. Menghembuskan nafas terakhir di atas tahta, atau diseret ke dalam kubur dengan tangan dan kaki terikat, apa bedanya? (Kabir)
  • Satu-satunya yang harus kita takuti adalah ketakutan itu sendiri. (Franklin D. Rosevelt)
  • Saya melihat seorang pemecah batu sedang memukul sebongkah batu padas sampai seratus kali tanpa kelihatan retak sedikit pun. Tapi, pada pukulan ke seratus satu kali, batu itu pecah menjadi dua. Saya tahu bahwa bukan pukulan terakhir itu yang membelah batu, tapi semua pukulan yang sudah dilakukan sebelumnya. (Jacob Riis)
  • Suatu Keinginan jika diarahkan merupakan kekuatan. (David J. Schwartz) 
  • Jika Anda membiarkan sesuatu yang kecil berlalu, Anda akan menemukan kedamaian yang kecil juga. Jika Anda membiarkan lebih banyak hal berlalu, Anda akan meraih lebih banyak kedamaian. Jika Anda benar-benar membiarkan seluruhnya berlalu, Anda akan mendapatkan seluruh kedamaian. (Ajahn Chah)
  • Apa perbedaan antara hambatan dan kesempatan? Perbedaannya terletak pada sikap kita dalam memandangnya. Selalu ada kesulitan dalam setiap kesempatan dan selalu ada kesempatan dalam setiap kesulitan. (J. Sidlow Baxter)
  • Musisi harus menciptakan musik. Pelukis harus menggoreskan lukisannya. Penyair harus menulis sajaknya. Mereka harus melakukannya agar mencapai puncak kedamaian dalam diri mereka sendiri. Seseorang harus menjadi apa yang mereka bisa jadi. (Abraham Maslow)
  • Periksalah kehidupan pemimpin besar manapun maka Anda akan menemukan dian menentukan prioritasnya. (John C. Maxwell) 
  • Meski Anda menyembunyikan pikiran buruk dalam hati Anda, tetap akan terpancar kekuatan kelam. Pikiran cinta, meskipun tak mengucapkannya, maka dunia pun akan terasa lebih terang. (Ella Wheeler Wilcox)
  • Kadang-kadang Anda dapat mengatasi sebuah situasi sulit hanya dengan bersedia memahami orang lain. Sering yang paling dibutuhkan oleh seseorang adalah mengetahui bahwa ada seorang lain yang peduli tentang bagaimana perasaannya dan berusaha memahami posisi mereka. (Brian Tracy)
  • Kita tidak dapat hidup hanya untuk diri kita sendiri. Seribu Serat menghubungkan kita dengan orang lain. (Herman Melville)
  • Orang bijak adalah dia yang hari ini mengerjakan apa yang orang bodoh akan kerjakan tiga hari kemudian. (Abdullah Ibnu Mubarak)
  • Kesempatan Anda untuk sukses di setiap kondisi selalu dapat diukur oleh seberapa besar kepercayaan Anda pada diri sendiri. (Robert Collier)
  • Saya tak pernah menjumpai seseorang yang menderita karena terlalu banyak bekerja. Lebih banyak orang menderita karena terlalu banyak ambisi tetapi tak cukup berusaha. (Dr. James Mantague)
  • Nilai manusia, bukan bagaiman ia mati, melainkan bagaimana ia hidup. Bukan apa yang telah ia perolah, melainkan apa yang telah ia berikan. Bukan apa pangkatnya, melainkan apa yang telah diperbuat dengan tugas yang diberikan Tuha kepadanya. (Ministry)
  • Perhatikan perbedaan antara apa yang terjadi bila seseorang berkata, “Saya telah gagal tiga kali”, dan apa yang terjadi bila ia berkata, “Saya orang yang gagal.” (S. I. Hayakawa)
  • Saat berbicara mode, berenanglah mengikuti arus. Saat berbicara prinsip, tegarlah seperti batu karang. (Thomas Jefferson)
  • Ada dua cara untuk menjalani hidup ini dengan mudah, percaya pada segala sesuatu atau meragukan segala sesuatu. Kedua cara tersebut membebaskan kita dari berpikir. (Theodore Rubin)
  • Hidup dengan melakukan kesalahan akan tampak lebih terhormat daripada selalu benar karena tidak melakukan apa-apa. (George Bernard Shaw)
  • Kegagalan adalah satu-satunya kesempatan untuk memulai lagi dengan lebih cerdik. (Henry Ford)
  • Apapun fakta yang ada di depan kita tidak lebih penting dari sikap kita dalam menghadapinya, karena itulah yang menentukan keberhasilan atau kegagalan kita. (Norman Vincent Peale)
  • Anda adalah produk dari lingkungan Anda. Maka, pilihlah lingkungan terbaik bagi pengembangan Anda menuju tujuan-tujuan Anda. Analisalah hidup Anda melalui lingkaran Anda. Apakah hal-hal di sekitar Anda membatu Anda menuju sukses atau malah menahan Anda? (W. Clement Stone)
  • Kita harus saling memaafkan dan kemudian melupakan apa yang telah kita maafkan. (Andrew Jackson)
  • Kebencian atau dendam tidak menyakiti orang yang tidak Anda sukai. Tetapi setiap hari dan setiap malam dalam kehidupan Anda, perasaan itu menggerogoti Anda. (Norman Vincent Peale)
  • Jangan pernah berpisah tanpa ungkapan kasih sayang untuk dikenang. Mungkin saja perpisahan itu ternyata untuk selamanya. (Jean Paul Reatcher)
  • Maut bukanlah kehilangan terbesar dalam hidup. Kehilangan terbesar adalah apa yang mati dalam sanubari sementara kita masih hidup. (Norman Cousins)
  • Ada yang mengukur hidup mereka dari hari dan tahun. Yang lain dengan denyut jantung, gairah dan air mata. Tetapi ukuran sejati di bawah mentari adalah apa yang telah engkau lakukan dalam hidup ini untuk orang lain. (Confusius)
  • Kita adalah apa yang kita kerjakan berulang kali. Dengan demikian, kecemerlangan bukan tindakan, tetapi kebiasaan. (Aristoteles)
  • Seorang pemimpin adalah orang yang melihat lebih banyak dari pada yang dilihat orang lain, melihat lebih jauh dari pada yang dilihat orang lain, dan melihat sebelum orang lain melihat. (Leroy Eims)
  • Jangan biarkan orang lain mempengaruhi ide dan keputusan Anda. Dalam lima tahun ke depan, Anda lah – bukan mereka – yang harus hidup dengan pilihan yang Anda buat. (Sarah Brklacich)
  • Bukalah mata sewaktu berjalan, karena bisa saja Anda akan bertemu kesempatan. Adapun kesempatan itu sendiri buta. Peganglah erat-erat, karena kesempatan datang dan pergi tanpa memberitahu. (Anonim)
  • Tak ada rahasia untuk menggapai sukses. Sukses itu dapat terjadi karena persiapan, kerja keras dan mau belajar dari kegagalan. (Gen Collin Powel)
  • Mereka yang tidak bisa memaafkan orang lain menghancurkan jembatan yang akan dilewatinya. (Confusius)
  • Tuhan menganugerahi Anda wajah, tapi kita harus memberikannya ekspresi. (Anonim)
  • Manusia tidak dirancang untuk gagal, tapi manusia-lah yang gagal untuk merancang. (William J. Siegel)
  • Prasangka adalah buah dari ketidakpedulian. (William Hazlitt)


Monday, July 20, 2020

C. Mengubah Musuh menjadi Pacar



Salah satu kebutuhan dasar manusia adalah mencintai dan dicintai. Semua orang menginginkan cinta. Semua orang mengejar cinta. Bahkan ada yang akhirnya putus asa sampai mengemis cinta, karena saking merasanya tidak dicintai. Sebenarnya setiap orang itu memiliki bagian dari dirinya yang bisa membuat dirinya dicintai, tanpa perlu mengejar cinta dengan mengubah diri sendiri menjadi orang lain. Mereka takut menjadi kelompok pribadi yang minoritas, yang secara jujur menjadi dirinya sendiri. Padahal, menjadi berbeda dengan menjadi diri sendiri itu jauh lebih baik.

Yakinlah bahwa orang yang unik dan berbeda merupakan contoh pribadi yang akan terus diingat sepanjang masa. Sebagai contoh musisi Kurt Cobain, dengan musiknya yang menggambarkan kepribadiannya atau Donal Trump dengan ambisinya dan Steve jobs dengan rasa percaya dirinya yang tinggi. Mereka semua berhasil mengubah dunia dengan keunikan yang dimilikinya. Banyak yang ngefans dan mencintainya, tetapi tak sedikit pula yang membencinya. 

Oleh karena itu, janganlah terlalu kecewa dan terlalu keras berusaha membuat semua orang mencintaimu, menyukaimu, atau merindukanmu ada bersama mereka. Jangan merasa buruk dan galau jika tidak semua orang mengerti dirimu. Abaikan saja orang-orang yang membencimu, karena kalau kita mempedulikannya kita malah jadi mengabaikan orang-orang yang mencintai kita.

Untuk dapat dicintai, jadilah diri Anda sendiri. Semakin Anda mengubah diri menjadi orang lain, semakin menjauh orang-orang yang akan mencintai Anda. Berikut ini beberapa hal yang perlu dipahami dan dimengerti agar dicintai oleh seseorang.

Tunjukkan diri dan kepribadian Anda yang sebenarnya.
Ada beberapa orang yang terlalu jaim (jaga image) secara berlebihan. Mereka begitu malu-malu menunjukkan sifat aslinya. Malu-malunya mereka itu karena mereka takut anggapan buruk dari orang-orang di sekitarnya. Itu yang membuat mereka grogi dan dan tidak nyaman. Orang-orang sangat mudah untuk nyaman bercengkrama denganmu jika kamu tidak merasa malu-malu dan rendah diri. Faktanya, kamu malah membuat orang-orang di sekitarmu merasa jauh lebih nyaman dan mengerti di saat kamu jujur tentang dirimu sendiri.

Jadilah pendengar yang baik.
Jadilah pendengar yang baik. Tidak ada yang lebih baik daripada menjadi pendengar yang baik. Itu bisa menarik cinta banyak orang, karena mereka mempercayai dan menyukaimu. Berikan nasihat seperlunya, itu pun jika mereka memintanya. Terkadang mereka tak butuh nasihat kita, mereka hanya butuh telinga kita untuk mendengarkan keluh kesah mereka, dengan tulus.

Jadilah orang yang menyenangkan, sederhana dan easy going.
Jadilah orang yang menyenangkan, sederhana, dan easy going. Jangan bersikap arogan, sombong atau belagu. Hal itu mungkin baik untuk Anda namun belum tentu cocok untuk orang-orang di sekitar Anda. Orang-orang akan menganggap Anda orang yang tidak menyenangkan. Cobalah untuk berpikir bagaimana perasaan orang lain atas kelakuanmu yang negatif. Terkadang rendah diri juga bisa menyebabkan salah paham. Jadi mulai sekarang belajarlah sensitif orang lain dengan merasakan apa yang akan mereka rasakan saat kamu melakukan sesuatu hal negatif.

Santai sedikit, jangan terlalu serius.
Bersikaplah sedikit santai dan jangan terlalu serius. Jika kamu terlalu serius, kamu tidak akan menyenangkan buat diajak berteman dan nggak asyik buat diajak bergaul. Jangan takut untuk hidup lebih menantang, menyenangkan, berwarna dan berbeda dari biasanya. Tapi jangan terlalu bertindak yang berlebihan misalnya melakukan tindakan gila hingga mengganggu orang lain. Terkadang kita juga perlu bersenang-senang. Jangan jadi orang yang terlalu serius terus.

Tunjukkan sisi humorismu.
Setiap orang memiliki rasa humor atau sisi yang lucu. Semua orang bisa tertawa dan menikmati lelucon dengan nyaman. Oleh karena itu, ceritakan lelucon dan cerita lucumu pada mereka tanpa perlu menjadi badut.

Jadilah berbeda.
Jadilah berbeda tanpa mengubah siapa diri Anda. Jangan terlalu mengikuti pendapat atau pandangan orang lain untuk menjadi lebih dicintai. Ini adalah cara yang berkebalikan dengan kenyataan. Anda tidak akan dianggap ada kalau hanya menjadi seperti apa yang mereka katakan. Anda akan sama saja dengan orang kebanyakan. Kita hidup bukan untuk mencari tahu siapa diri kita, dari mereka. Tapi kita hidup ini untuk menciptakan jati diri kita sendiri. 

Oleh karena itu, jadilah yang paling menonjol, berprestasi, berani dan berbeda. Kita diciptakan sama tapi bermacam-macam potensinya. Ini adalah anugerah Tuhan yang paling istimewa. Jadi berbeda dan jadilah diri sendiri. Janganlah meniru seperti lazimnya orang-orang kebanyakan. Kita lahir dengan ciri dan keunikan diri yang terbaik, janganlah sampai mati dengan menjadi peniru yang hebat.

Tunjukkan sikap-sikap positif.
Bersikaplah positif, hindari rasa galau. Jangan selalu mengeluh atas kejadian buruk yang terjadi pada Anda. Hentikan melakukan tindakan-tindakan negatif yang biasanya Anda lakukan ketika bad mood melanda. Bersikap, berpandangan dan berkata positif akan menarik banyak hal baik menuju ke arahmu. 

Ingatlah, bahwa semua yang ada di dunia ini tidak memiliki arti, hingga pikiranmu memberikan arti. Jadi sangat mudah sekali untuk memilih antara galau, mengeluh atau menjadi gembira dan bahagia jika kita bisa bijak memberi arti pada semua hal yang terjadi. Tersenyumlah, tertawalah dan jadilah orang-orang yang positif maka kamu akan menarik orang-orang untuk menyukaimu

Seseorang yang menyukai kita itu tidak pernah cepat mengatakan karena siapa yang cepat meyakinkan maka dialah orang yang cepat pula melupakan kita. Untuk mengetahui hal itu memanglah tidak mudah. Karena ada beberapa tahap yang harus kita lihat untuk membuktikan itu. Namun ada ciri tertentu bagaimana kita mengetahui apakah orang yang kita beri perasaan itu juga membalas perasaan kita.

Berikut ini beberapa ciri untuk mengetahui tentang perasaan seseorang terhadap diri kita.

Berlagak cuek
Seseorang yang berperilaku cuek dengan Anda belum tentu jika orang tersebut tidak menyukai Anda. Apabila Anda pandai menggalinya, kecuekannya tersebut dapat dimungkinkan karena benar-benar cinta. Perlu Anda ketahui jika seseorang tidak menyukai kita maka ia akan menertawakan kita dari arah manapun. Jadi, jika ada orang yang cuek dengan Anda ini adalah satu pertanda bahwa ia punya perasaan terhadap Anda.

Berusaha kelihatan beda
Seseorang yang menyukai Anda akan kelihatan berbeda penampilannya dari sebelumnya. Mungkin saja ia akan mengubah gaya rambutnya, atau gaya jalannya. Itu adalah senjata yang ia gunakan untuk menguji Anda apakah Anda juga menyukainya dengan sungguh-sungguh dan apa adanya.

Perilaku yang tidak biasa
“ Witing tresna, jalaran soko kulina” adalah ungkapan bahasa Jawa yang bermakna “tumbuhnya cinta, karena kebiasaan.” Maksud dari ungkapan tersebut adalah adanya cinta karena terbiasa. 

Jika Anda mengenali orang yang Anda berikan perasaan maka jika ia juga menyukai Anda pastilah ia tidak pernah mau menatap mata Anda ataupun mendekati Anda. Dia akan selalu berusaha menjauhi Anda dengan catatan ia memiliki teman curhat atau teman dekat yang sering ia temani berbicara.

Ragu
Orang yang suka dengan Anda selalu ragu untuk melakukan sesuatu jika Anda dekat dengannya. Dia hanya akan selalu diam dan menatap Anda dari kejauhan. Mintalah bantuan seorang teman untuk mengawasi tatapannya dari jarak jauh kepada Anda. 

Beraninya curhat di belakang layar
Orang yang menyukai kita hanya berani muncul di belakang layar. Contohnya di facebook, ia akan membuat status galau karena hatinya yang lagi bingung. Coba buat status senang, galau, sedih pada facebook Anda dan lihat status orang yang Anda beri perasaan, jika ia membalas status Anda dengan perasaan yang sama, itu artinya ia mencoba untuk memahami Anda walau dari dunia maya.

Untuk menaklukkan hati seseorang terutama orang yang membenci kita tidaklah semudah membalikkan tangan. Akan tetapi Anda tidak perlu khawatir. Berikut ini beberapa trik agar Anda mudah menaklukkan hati orang lain.

Berkenalan
Tidak selalu cewek yang harus di hit atau di approach. Cowok juga bisa. Begitupun sebaliknya, untuk wanita. Berkenalanlah dengan cowok secara indirect. Buat cowok, carilah teman-teman cowok yang memiliki hobi sama dengan Anda. 

Disini kenalan sama cowok bukan berarti Anda jadi gay. Bukan. Disini kamu nambah temen baru. Itu sebenarnya arti sebenarnya nge-HIT, approach dan kenalan. Bukan selalu berarti mencari gebetan.

Sering berinteraksi
Salah satu cara untuk terlihat menarik adalah dengan melakukan sosialisasi tanpa harus berkumpul dengan cowok-cowok tiap minggu hanya untuk membahas bagaimana cara memiliki pasangan. Namun perbanyaklah berkumpul dan berinteraksi dengan lawan jenis karena Anda ingin mengerti dan mengenal mereka. 

Percaya diri dan jadilah diri Anda sendiri
Semua orang lahir dengan perbedaan, dan patut disyukuri. Karena dalam perbedaan itu ada kata saling melengkapi. Tak ada yang sempurna, karena saat yang sempurna itu ialah saat kita bisa saling mengisi kekurangan kita. Kenapa Anda mesti takut untuk mengakui kekurangan? Seharusnya Anda bangga akan kekurangan tersebut. Karena itu semua merupakan identitas Anda. Itu yang membedakan diri Anda dengan Tom cruise. Itu yang membedakan Anda dengan Asmirandah, itu yang membedakan Anda dengan Adele. Bahkan itu yang membedakan Anda dengan tukang ojek, itu yang membedakan Anda dengan setiap orang yang hidup dan pernah ada di dunia ini. 

Anda menarik on your own way. Jadi berbeda itu tak selamanya buruk. Bahkan dengan kekurangan itu, Anda bisa tetap kelihatan menarik. Lihatlah profil seorang cowok atau cewek yang kurang menarik secara penampilan, yang jalan bareng cewek cantik dan cowok ganteng di mall. 

Ingatlah, cupu itu menarik, medhok itu menarik, pendiam itu menarik, pesek itu menarik. Asal tidak rendah diri dan bersyukur atas kesempurnaan yang dimiliki. Dengan menjadi menarik dan jujur atas diri sendiri, kamu sudah maju selangkah dalam menaklukkan hatinya.

Seperti yang telah diuraikan sebelumnya, musuh bisa menjadi teman, kemudian teman bisa menjadi sahabat, dan akhirnya sahabat bisa menjadi pacar. Dengan kata lain, musuh pun dapat menjadi pacar setelah mengalami proses berinteraksi atau suatu persahabatan yang terjalin cukup lama. 

Persabatan yang menjadi hubungan cinta telah sering terjadi. Ada beberapa sebab yang mengakibatkan persahabatan berubah menjadi rasa cinta :

Kenal baik
Persahabatan biasanya terjalin setelah beberapa tahun saling kenal dan berteman. Dalam masa perkenalan yang berlangsung sekitar 1-2 tahun, secara otomatis kita mengevaluasi apa yang kita sukai dan tidak sukai dari si teman. Jika nilai hal-hal yang kita sukai lebih banyak, hubungan pertemanan akan meningkat jadi persahabatan. Persahabatan membuat kita tahu banyak segala hal tentang si teman, juga sebaliknya. Hal-hal yang sangat pribadi bahkan tabu dalam masyarakat mengenai si teman dapat kita ketahui. Semakin lama kita mengenal sahabat dan nilai plus dia di mata kita semakin tinggi, rasa suka dan cinta akan muncul seiring waktu.

Adanya kesamaan
Umumnya kita menjalin persahabatan dengan orang yang punya banyak kesamaan dengan kita. Kesamaan-kesamaan tersebut menyebabkan kita sering menghabiskan waktu dengan teman. Akibat kesamaan dan kebersamaan tersebut akan muncul cinta karena kita menduga pastilah nyaman dan menyenangkan hidup bersama dengan orang yang punya banyak kesamaan dengan kita.

Adanya perhatian
Karena sahabat tahu banyak tentang kita, ia dapat memberikan perhatian lebih banyak daripada orang yang belum mengenal kita. Ia bukan hanya tahu tanggal penting seperti tanggal lahir, namun juga tahu kebiasaan, kelebihan dan kekurangan kita. Pengetahuan itu menjadi kunci untuk sebuah perhatian lebih. Tentu saja setiap orang senang mendapat perhatian. Dan perhatian itulah yang di kemudian hari menumbuhkan cinta.

Sering berbagi
Salah satu kebutuhan sosial manusia adalah teman untuk berbagi. Dan kita paling sering berbagi dengan sahabat, terutama jika ada masalah. Dari sharing inilah kita jadi saling tahu sifat, sikap, dan perilaku sahabat. Beberapa sifat, sikap, dan perilaku sahabat sangat mungkin akan menumbuhkan rasa cinta di hati kita.

Kontak fisik
Akibat sering bersama dengan sahabat, kontak fisik seperti berpegangan tangan, saling menyentuh sangat mungkin terjadi. Kontak fisik dengan sahabat akan cepat direspon oleh syaraf dan tubuh sehingga menimbulkan kesan istimewa. Jika kontak fisik itu merupakan kali pertama dengan lawan jenis, kesan tersebut akan membekas lama dalam ingatan kita.

Persahabatan yang berubah menjadi pacaran atau pernikahan bukan hal tabu dan bisa terjadi pada siapa saja. Namun bagi Anda yang jatuh cinta dan mengubah persahabatan menjadi percintaan, perlu diperhatikan beberapa hal berikut :
  • Anda harus serius, bukan untuk main-main ketika mengatakan cinta. Iseng-iseng belaka hanya akan mengubah sahabatmu kembali menjadi musuh. Satu musuh saja sudah lebih banyak daripada 100 orang teman.
  • Ikatlah hubungan cinta tersebut dalam ikatan pernikahan, sehingga Anda dan sahabat bebas melakukan apa saja. Hal-hal yang tabu bahkan haram akan berubah menjadi halal dan merupakan suatu ibadah.
  • Tetap bersahabat jika dia menolak cinta Anda. Bisa saja sahabat ingin tetap bersahabat saja, tanpa ada rasa cinta layaknya pasangan kekasih. Anda harus selalu siap dengan kemungkinan ini.
  • Jika dia menolak, tetaplah menjaga rahasia sahabat Anda. Jangan bongkar rahasia yang dapat menyebabkan ia malu. Bagimana pun Anda telah dipercaya dan jagalah kepercayaannya itu selamanya.

Apabila Anda belum siap dengan hal-hal di atas, tetaplah bersahabat lebih dulu. Mintalah petunjuk dari-Nya jika Anda ingin menjadikan sahabat Anda sebagai pasangan hidup Anda. Dan Anda-pun juga harus siap jika menerima dan lapang dada penolakan dari sahabat Anda.

B. Mengubah Permusuhan menjadi Persahabatan

Manusia sebagai makhluk sosial tak lepas dari segala aktivitas sosial dalam kesehariannya. Dalam menjalani aktivitas tersebut, manusia saling berinteraksi satu dengan lainnya. Mulai dari tetangga, teman sekolah, teman kuliah atau teman kerja. Banyaknya kehadiran orang-orang dalam kehidupan Anda, ternyata tidak semuanya bisa menjadi sahabat sejati Anda. Kita tidak tahu, apakah persahabatan yang dijalin itu hanya merupakan teman berbagi kesenangan dan pengetahuan belaka, atau kah dapat menjadi sahabat sejati bagi Anda. 

Apakah sebenarnya sahabat sejati itu?

Sahabat adalah teman dekat, sedangkan sahabat sejati adalah teman yang benar-benar mengerti Anda. Berikut ini beberapa hal atau arti seorang sahabat dalam kehidupan.

Jujur dan berkata apa adanya
Sahabat sejati selalu berkata sesungguhnya, jujur dan apa adanya. Ia tidak akan sungkan mengatakan, "Berat badan kamu naik ya?" atau "Ada cabai di gigi kamu, bersihin dong!" Mengapa? Karena mereka melakukan itu tidak lebih untuk kebaikan Anda sendiri. Tidak jarang mereka menjadi alarm yang tidak berhenti memperingatkan Anda bahwa pria yang Anda sukai sebenarnya pria yang tidak baik dan tidak pantas untuk Anda. 

Apakah Anda merasa jengkel atau merasa kehidupan Anda terganggu? Hilangkan perasaan tersebut. Sahabat sejati selalu mengatakan hal yang sesungguhnya sekalipun terkesan menyakitkan di hati Anda. Mereka mengatakan sesuatu yang terkesan 'dingin' tetapi mereka melakukan itu untuk menunjukkan kepedulian yang sangat besar bagi Anda. Lebih baik sahabat sendiri yang mengatakan ada cabai di gigi Anda ketimbang Anda keliling kota dengan cabai terselip diantara gigi tanpa sadar. Iya bukan?

Pendengar setia
Sahabat sejati adalah pendengar setia Anda. Ia mau dengan sabar mendengarkan segala keluh kesah Anda. Banyak orang yang tampak mendengarkan Anda dan bersimpati, tetapi hanya itu saja, kemudian mereka berlalu. Tetapi seorang sahabat sejati tidak melakukannya, mereka mendengar apapun yang Anda katakan, bahkan bila membutuhkan waktu berjam-jam. Saat Anda mencurahkan hati dan pemikiran Anda, mereka benar-benar mendengarkan Anda. Melihat mimik wajah Anda, menggali apa yang sedang Anda rasakan dan mereka selalu tahu saat Anda berbohong.

Sangat sedikit orang yang mau mendengarkan Anda hingga mendalam, ini bukan pekerjaan mudah. Karena lebih banyak orang yang akan menghakimi dan mengkritik Anda, itu lebih mudah daripada mendengarkan. Sahabat Anda akan selalu mendengarkan Anda tanpa kritik. Karena itu, Anda lebih membutuhkan satu orang sahabat sejati yang mau mendengarkan Anda dibandingkan hanya bersenang-senang dan terlihat cool dengan beberapa orang, tetapi sebenarnya Anda kesepian.

Ada kalanya Anda diminta seseorang teman atau sahabat untuk mendamaikan dirinya dengan orang lain, yang pernah ia buat sakit hati. Biasanya, pihak yang merasa sakit hati tidak mau berbicara dengan pelaku. Salah satu halangan dalam menyelesaikan perselisihan adalah jika salah satu pihak atau kedua belah pihak tidak mau mendengarkan pihak lain. Apabila Anda diminta untuk menjadi mediator dari dua pihak yang berkonflik, maka Anda perlu membuat semua pihak mau mendengarkan pihak lainnya.

Untuk membantu seseorang agar mau mendengarkan orang lain, Anda dapat menerapkan strategi berikut.
  • Mendekatinya saat hatinya sedang baik. Suasana hati yang positif menggambarkan seseorang sedang merasa nyaman dengan dirinya sendiri. Dalam suasana hati yang baik, seseorang akan merasa lebih optimis dan tidak mudah marah. Ia akan mampu menerima segala informasi baik negatif maupun positif. Dan ia juga akan lebih terbuka terhadap usaha untuk memperbaiki suatu keadaan.
  • Membiarkannya tetap dalam kendali. Ketika seseorang tetap tidak mau bicara dengan orang lain, ia merasa memegang kendali. Jika ia menyerah untuk kemudian berbicara kepada orang itu, ia merasa kehilangan kuasanya. Untuk menghadapi hal tersebut, Anda dapat menjalankan tips berikut : a) Katakan padanya bahwa ia masih memegang kendali. Ia dapat menghentikan pembicaraan kapanpun ia ingin. b) Katakan bahwa pembicaraan tidak akan bertele-tele, tetapi akan berlangsung singkat, padat, dan jelas. c) Katakan bahwa ia tidak harus melakukan hal lain atau menyetujui untuk melakukan hal yang tidak diinginkannya. d) Pastikan Anda dapat memenuhi janji Anda tersebut kepadanya, dengan memberitahukannya kepada pihak lain terlebih dahulu
  • Meniadakan keberatannya sendiri. Untuk membuat seseorang mau bicara dengan orang lain, cobalah lontarkan pertanyaan : “Apakah menurut Anda setiap orang mempunyai hak untuk didengarkan pendapatnya?” Jika ia menjawab ya, secara naluri ia akan terdorong untuk menuruti Anda saat Anda memintanya untuk bicara dengan seseorang
  • Tunjukkan bahwa orang lain telah berubah karena dia. Katakan padanya bahwa orang tersebut telah berubah dan telah berusaha untuk menjadi orang yang berbeda dari yang dulu. Dengan informasi ini diharapkan ia mulai terbuka dan mau berbicara lagi dengan orang itu.
  • Kabarkan penyesalan dan penderitaan orang lain. Katakan padanya bahwa perbuatannya untuk tidak berbicara dengan orang lain membuat orang lain merasa sedih dan menderita.
  • Bentuk kembali konsep dirinya. Katakan padanya bahwa ia adalah seorang yang benar-benar pemaaf dan berpikiran terbuka. Dan karenanya, Anda sangat kagum kepadanya. Pernyataan Anda tersebut akan membuatnya menilai kembali perbuatannya yang mendiamkan orang lain.
  • Kurangi dampak. Katakan bahwa apa yang telah dilakukan orang itu adalah suatu yang wajar dan merupakan bagian dari masalah yang lebih besar. Hal ini bisa dilakukan untuk mengurangi dampak. Dengan membandingkan masalah dengan yang lebih besar, seseorang akan mengubah sudut pandangnya mengenai peristiwa yang membuat mereka berselisih.

Tidak meminta imbalan apa pun
Mungkin Anda pernah saling meminjam barang atau uang pada sahabat Anda, ini wajar. Tetapi di luar itu semua, seorang sahabat tidak mengharap apapun dari Anda. Tidak mengharap Anda akan memberikan sesuatu dalam bentuk materi atau keuntungan lain. Mereka hanya ingin berbagi bersama Anda dan saling menopang. Tidak ada imbalan yang akan mereka minta sebagai bentuk balas jasa. Sekalipun Anda dalam kondisi susah, melarat, jatuh miskin dan tidak memiliki apapun, mereka akan ada di samping Anda, masih menjadi sahabat yang sama baiknya seperti pada saat Anda sukses dan bahagia. Mereka selalu membagi energi, pikiran, waktu, tenaga dan berbagai hal lain untuk Anda. Tidak mudah melakukan semua itu tanpa imbalan, mereka adalah harta yang harus Anda jaga.

Tidak akan mengubah Anda
Sahabat sejati tidak akan berusah mengubah Anda. Mereka menerima apapun diri Anda, apapun pemikiran Anda dan mereka tidak akan meminta Anda untuk berubah menjadi orang lain. Mungkin mereka akan mengingatkan Anda bila terlalu banyak mengonsumsi makanan tak sehat dan masih merokok, tetapi mereka melakukan itu untuk kebaikan Anda. Mereka mungkin mengingatkan Anda untuk tidak berteriak kurang ajar pada seorang supir taksi, tetapi sekali lagi, mereka melakukannya untuk kebaikan Anda. 

Jika Anda tidak suka dengan pilihan film kesukaannya, mereka tidak akan memaksa Anda untuk menonton film tersebut. Jika Anda tidak suka rumah makan kesukaan mereka, mereka akan lebih memilih mengunjungi rumah makan itu seorang diri tanpa mengajak Anda, karena mereka tahu bahwa Anda tidak suka. Mereka menghormati Anda, keputusan Anda dan hal-hal yang tidak Anda suka.

Mengantar Anda menggapai impian
Sahabat sejati akan selalu mengantar Anda menggapai impin. Sekalipun mereka mengatakan hal-hal kebenaran tentang Anda, mereka tidak akan menghakimi atau mengkritik Anda. Mereka adalah pemberi saran terbaik, sekaligus rekan paling gila yang bisa membuat Anda tidak sungkan mengatakan apa sebenarnya impian Anda, apa yang sebenarnya yang Anda cari dalam hidup Anda (seringkali hal ini bahkan tidak diketahui orang tua Anda sendiri). 

Bersama mereka, Anda bisa mendapat motivasi dan dorongan yang kuat untuk menggapai impian Anda. Anda juga demikian, menjadi penopang impian sahabat Anda. Saling mendukung, saling percaya dan saling mengingatkan, tanpa sikap menghakimi. Mereka bisa menjadi kotak untuk menampung impian Anda, sekaligus tempat mencurahkan air mata saat impian Anda tak tercapai dan melambung terlalu tinggi untuk diraih. 

C. Mengubah Musuh menjadi Teman




“Cara terbaik untuk menghancurkan musuh adalah menjadikannya sahabat.” (Mario Teguh)
Ungkapan di atas dapat diartikan bahwa musuh tidak selamanya akan menjadi musuh, tetapi musuh juga dapat dijadikan teman. Seperti halnya kisah Muhammad SAW yang mengubah musuhnya menjadi teman berikut ini.

Enam tahun setelah hijrah, Nabi Muhammad SAW memutuskan untuk memperluas misinya menyebarkan Islam. Kemudian beliau mengirimkan surat kepada penguasa-penguasa di Arab dan daerah sekelilingnya untuk mengundang mereka masuk ke dalam Islam. Salah satu penguasa itu adalah Thumamah ibn Uthal.

Thumamah adalah salah satu penguasa yang paling ditakuti pada zamannya. Dia adalah penguasa dari Al-Yamamah, dimana perkataannya adalah perintah mutlak yang tak terlanggarkan. Saat ia menerima surat dari Nabi Muhammad SAW mengundangnya untuk masuk Islam, ia marah dan ingin membunuh Muhammad SAW.

Thumamah kemudian mulai membunuh kawan-kawan baik Muhammad SAW dan prajurit-prajuritnya. Mengetahui hal itu, Nabi Muhammad mendeklarasikan ia (Thumamah) sebagai seseorang yang dicari dan secara hukum sah untuk dibunuh bila terlihat. Tidak lama setelah itu, Thumamah memutuskan pergi ke Ka'bah untuk tawaf dan menaruh berhalanya disana. Oleh karena itu, ia pergi dan meninggalkan Al-Yamamah.

Kemudian saat mendekati Madinah, sekawanan muslim yang sedang berpatroli di daerah Madinah (bertugas menangkap orang-orang asing yang mencoba memunculkan masalah) menawan Thumamah. Namun, sekawanan muslim ini tidak mengetahui bahwa orang asing itu adalah Thumamah. Mereka pun membawanya ke Rasulullah untuk menanyakan apa yang harus dilakukan terhadap orang asing ini. Ketika Rasulullah memasuki masjid dan melihat Thumamah, Rasulullah SAW bertanya kepada kawanannya itu

"Apakah kalian tahu siapa yang telah kalian tangkap ini?"

Mereka menjawab "Tidak Rasul.”

"Ini adalah Thumamah ibn Uthal al-Hanafi. Kalian telah bekerja baik dengan menangkapnya." Kata Rasulullah SAW.

Kemudian Rasul pulang ke rumahnya dan menemui keluarganya.

"Ambillah makanan apapun, dan berikan ke Thumamah ibn Uthal.”

Rasul juga meminta seseorang mengambil susu untuk diberikan kepada Thumamah. Nabi Muhammad SAW kemudian kembali menemui Thumamah dan berbicara dengan baik untuk mengajaknya menjadi seorang muslim.

Rasulullah kemudian bertanya "Bagaimana, apakah kamu bersedia?"

Thumamah menjawab, "Jika kamu ingin balas dendam, kamu bisa menyuruh seseorang untuk membunuhku. Jika kamu ingin memaafkan aku, aku akan sangat senang. Jika kamu menginginkan uang sebagai kompensasinya, aku akan berikan berapapun yang kamu minta."

Rasulullah kemudian membiarkannya selama dua hari, namun tetap mengantarkan secara personal makanan, minuman termasuk susu untuk Thumamah. Rasul kembali datang kepadanya dan mengajaknya kembali masuk Islam

"Apakah kamu bersedia?”

Thumamah mengulang jawabannya dua hari lalu. Nabi Muhammad SAW meninggalkannya lagi, dan kembali keesokan harinya

"Apakah kamu bersedia?"

Thumamah kembali mengulang jawabannya. Kemudian Rasulullah menemui prajuritnya dan mengatakan,

"Bebaskan dia."

Thumamah kemudian meninggalkan masjid tersebut dan pergi sampai ia tiba di sebuah hutan palem di luar Madinah dekat al-Baqi'. Ia kemudian memberi minum untanya dan membersihkan diri. Lalu ia berputar arah, kembali ke masjid Rasulullah sebelumnya. Ia berdiri di depan jemaah muslim seraya berkata,

"Aku bersumpah bahwa tiada Tuhan selain Allah dan aku bersumpah bahwa Muhammad adalah utusan Allah.”

Kemudian ia kembali menemui Rasul dan berkata:

"Oh Muhammad, demi Tuhan, sebelumnya tidak ada wajah seorangpun di bumi ini yang paling aku benci selain dirimu. Sekarang, wajahmu adalah hal yang paling aku sayangi dalam diriku.”

Thumamah melanjutkan, "Aku telah membunuh beberapa dari orangmu, kini aku dalam kemurahan hatimu, apa yang akan kau lakukan padaku?"

"Sekarang tidak ada yang akan menyalahkanmu, Thumamah." Jawab Rasul.

“Menjadi seorang muslim telah menghapuskan dosamu di masa lalu, dan membuat awal yang baru untukmu."

Itulah sepenggal kisah bagaimana Muhammad SAW mengubah musuhnya untuk dijadikan teman. Dari kisah tersebut, dapat diambil hikmahnya bahwa dalam kehidupan ini meskipun seseorang memusuhi kita, tetaplah menganggap mereka adalah teman kita. Karena musuh merupakan seorang teman yang belum “jadi.” Tetaplah berbuat baik padanya karena suatu saat nanti, musuh itu dapat menjadi teman bahkan sahabat bagi kita.

Jadilah pribadi yang ikhlas menerima bahwa akan selalu ada orang yang memusuhi kita walaupun kita tidak memusuhinya. Keikhlasan merupakan cara terbaik dalam menghancurkan musuh dan menjadikannya seorang sahabat.

Seseorang yang memiliki hati iri atau dengki yang sangat kuat, serta ego yang sangat luar biasa dapat menyebabkan teman-temannya berubah menjadi musuh. Namun ketika mereka merasakan dirinya telah menimbulkan banyak musuh, banyak orang tidak mengerti harus bagaimana berbuat agar dapat mengubah semua musuhnya itu menjadi teman.

Sebenarnya ketulusan dan kebajikan adalah perilaku dasar sebagai manusia, dari ketulusan dan niat baik yang berpadu akan terbentuk menjadi suatu hati kebaikan yang murni, ini sudah lebih dari cukup untuk menguraikan segala dendam yang ada di dunia ini, juga bisa dengan mudah mengubah musuh menjadi teman.

Pada tahun 1754, ketika itu George Washington sudah berpangkat kolonel. Dia sedang memimpin pasukannya dalam tugas garnisun di Kota Alexander. Hari itu bertepatan dengan hari pemilihan anggota kongres di parlemen Negara Bagian Virginia. Ada seseorang yang bernama William Bent sedang menentang seorang kandidat yang didukung oleh Washington.

Suatu hari, Washington mengadakan jajak pendapat dengan Bent mengenai masalah pemilihan umum ini dan dalam acara itu telah terjadi perdebatan yang sangat seru, dan Washington mengeluarkan kata-kata kotor yang sangat menusuk telinga. Mendengar perkataan itu, Bent sangat gusar, dengan penuh emosi dia mengayunkan tinjunya memukul Washington hingga jatuh ke lantai.

Ketika berita ini terdengar oleh prajuritnya, mereka berdatangan dan ingin membela pemimpin mereka atas pukulan itu, ketika itu Washington mencegah mereka dan meyakinkan mereka agar dengan tenang mundur kembali ke barak. Keesokan paginya Washington mempercayakan seseorang untuk membawakan secarik kertas catatan pada Bent, yang bertuliskan :

“Mohon Anda secepatnya ke sebuah bar setempat untuk bertemu.”

Dengan ekspresi muka yang sangat tegang Bent datang ke bar itu, dia mengira pasti terjadi suatu perkelahian sengit. Tapi di luar dugaannya, yang menyambutnya bukan sebuah pistol melainkan segelas bir persahabatan. Washington berdiri dengan wajah tersenyum, menjulurkan tangan atas kemauannya sendiri menyambut kedatangannya, juga dengan tulus hati berkata kepadanya,

“Tuan Bent, siapa orang yang tak pernah berbuat kesalahan, mengetahui kesalahan dan bisa segera diubah adalah orang yang berbakat luar biasa. Masalah kemarin, sesungguhnya adalah kesalahan saya. Anda telah melakukan tindakan yang telah menyelamatkan muka Anda, jika Anda merasakan tindakan itu sudah cukup, silahkan Anda sambut tangan saya ini untuk berjabat tangan, marilah kita menjadi teman.”

Setelah pergolakan ini reda dalam suasana persahabatan, sejak saat itu pula Bent telah menjadi pengagum sejati Washington. Di dalam pergolakan ini Washington telah memperlihatkan tingkat mentalitas yang luar biasa sebagai pencerminan bagi manusia awam.

Orang yang berpandangan picik hanya bisa menggunakan cara yang ekstrim yaitu ‘melakukan pembalasan yang setimpal’, yang akhirnya hanya akan memperbesar sakit hati, dan musuh akan semakin banyak. Orang yang berlapang dada mengerti akan memaafkan, sabar dan mengalah, dengan hati kebaikan yang murni memancarkan cahaya kehidupan, adalah alat pengurai dendam atau sakit hati yang paling efektif.

Tips Mengubah Musuh menjadi Teman

Dalam kehidupan sosial di sebuah lingkungan, seberapa pun baik dan menyenangkannya Anda tentu ada saja satu dua orang yang tidak menyukai tingkah laku dan sepak terjang Anda atau bahkan memusuhi Anda, baik secara tersamar maupun terang-terangan. Masalah seperti ini memang kerap kita alami dan untuk mengubah kondisi seperti itu ada beberapa tips untuk mengubah lawan menjadi kawan sebagai berikut.

Cooling Down
Ketika terjadi suatu konflik, hindari kedua belah pihak saling bersitegang. Buatlah suasana menjadi kondusif dan cobalah mencairkan suasana dengan bersikap sebaliknya. Kalau ada rekan yang mengompori, tidak perlu ditanggapi, katakan saja bahwa Anda tidak pernah memusuhi dia. Dan Anda tidak pernah punya persoalan dengan dia.

Berlagak pilon
Ketika seseorang memusuhi Anda, bersikaplah seolah-olah Anda tidak tahu kalau sedang dimusuhi. Anggaplan tidak pernah ada persoalan antara Anda dengan dia. Toh, yang menganggap Anda musuh adalah dia, bukan Anda.

Jagalah sikap senormal mungkin di depan dia. Kalau setiap tiba di kantor Anda menyapa dia, jangan hentikan kebiasan tersebut. Jika sapaan Anda ditanggapi dengan wajah cemberut, jangan ambil pusing. Lama-lama dia mungkin akan menyadari usaha dia memusuhi Anda sia-sia, karena Anda bersikap tidak peduli.

Rendah hati
Bersikaplah rendah hati. Kalau atasan memuji Anda di depan rekan-rekan lain, termasuk dia, jangan bersikap arogan. Katakan Anda masih punya banyak kekurangan, dan hasil yang Anda capai tidak lepas dari bantuan rekan-rekan lain, tak terkecuali dia. Biasanya sikap rendah hati akan membuatnya sadar bahwa Anda tidak layak dibenci. Sebaliknya sikap arogan akan membuatnya makin panas dan bersemangat membenci Anda.

Bersikap profesional
Bersikaplah seobyektif mungkin terhadap semua orang, meskipun ada beberapa yang kurang Anda sukai. Ketika ada salah satu dari teman Anda yang kurang Anda sukai menjadi salah satu anggota team Anda, mungkin Anda tidak ingin bekerjasama dengannya, tapi pekerjaan mengharuskan Anda satu team dengannya. Mau tidak mau, Anda harus bekerjasama dengan dia.

Singkirkan sejenak ketidaksukaan Anda, berikan sesuai porsi atau kapasitas Anda. Karena kalau tim itu gagal, Anda juga yang akan terkena dampaknya.

Inisiatif meminta maaf
Hari Raya Besar seperti Lebaran, Natal, Tahun Baru dan lain-lain merupakan momen yang tepat untuk memperbaiki hubungan dengan dia. Kalau dia tidak menghampiri Anda, tidak perlu gengsi mendatangi mejanya dan mengulurkan tangan meminta maaf lahir dan batin. Agar suasana mencair, boleh juga membawa makanan dan ajak dia mencicipi bersama.

Masa sih hatinya tidak juga terbuka melihat ketulusan Anda? Bukankah sekeras-kerasnya hati orang, masih lebih keras batu kali?

Jangan memancing
Sekesal apapun Anda pada dirinya jangan terpancing godaan rekan-rekan lain untuk menjelek-jelekan namanya. Karena bisa saja diantara teman-teman Anda itu, ada juga yang sengaja memancing di air keruh dan menambah suhu bertambah panas.

Kalau perlu katakan pada mereka bahwa dia tidak seburuk yang mereka duga. Dengan begitu, ia mungkin akan sadar bahwa sikap permusuhannya hanya akan membakar dirinya sendiri.

Jangan dibalas
Kejahatan tidak perlu dibalas dengan kejahatan juga. Berbuatlah kebajikan pada musuh Anda. Memang sulit mempraktekkannya tapi pasti bisa dilakukan. Satu contoh gampang adalah dengan memberi perhatian-perhatian kecil.

Misal, kalau Anda pergi ke luar kota, jangan lupa membelikan sesuatu untuk dia. Kalau Anda memberikan sesuatu untuk teman-teman dekatnya, berikan juga pada dia. Kebesaran jiwa Anda lambat laun mungkin akan meluluhkan hatinya.

Fokus pada pekerjaan
Daripada menanggapi permusuhannya, lebih baik fokus pada pekerjaan. Abaikan saja perilakunya yang memancing emosi, misalnya ketika ia gemar mengait-ngaitkan pekerjaan dengan hal lain yang tidak relevan. Pokonya apa pun yang dia lakukan, jangan gampang terpancing. Kalau perlu tanggapi perilakunya dengan bercanda sehingga dia akan merasa aksinya pada Anda tidak mempan.

Cry for help
Anda bisa minta bantuan orang ketiga untuk mencairkan komunikasi antara Anda dengan dia. Mintalah pada dia untuk membantu meluruskan permasalahan. Mungkin sikap permusuhan dia dilandasi salah paham atau misunderstanding. Biasanya masukan dari orang ketiga akan dia dengar ketimbang penjelasan dari Anda

Membangun hubungan yang sehat

Salah satu faktor penting dalam membangun hubungan yang sehat adalah kepercayaan. Kepercayaan merupakan pondasi penting dalam hubungan pertemanan, persahabatan, kerja sama, bisnis, dan sebagainya. Dalam membangun suatu kepercayaan kepada orang atau pihak lain diperlukan waktu dan proses yang panjang.

Oleh karena itu, kita harus bisa menjaga dan memelihara kepercayaan itu dengan sebaik-baiknya. Namun, kepercayaan yang telah dibangun sekian lama pun dapat runtuh dalam sekejap ketika kita melanggar kepercayaan yang telah diberikan kepada kita.

Kepercayaan harus dibangun dalam relasi timbal balik, yaitu menjadi pribadi yang dapat dipercaya dan juga mempercayai orang lain. Menjadi pribadi yang dapat dipercaya harus sejalan dengan kemampuan pribadi untuk mempercayai orang lain.

Dalam kehidupan sosial, setiap manusia selalu menginginkan agar dirinya dipercaya oleh orang lain. Oleh karena itu, manusia perlu membiasakan dirinya hidup sejalan dengan tuntutan ke arah itu. Adanya usaha untuk dapat saling percaya dapat membuat suasana kepercayaan akan muncul dan berkembang dalam hidup bersama.

Dengan berkembangnya rasa kepercayaan tersebut, kita dapat merasakan banyak manfaat sebagai orang yang dipercaya di masyarakat.

Sebaliknya, hilangnya kepercayaan dapat menyebabkan terjadinya konflik dan perpecahan. Hilangnya kepercayaan dapat disebabkan oleh dua sisi yaitu dari sisi diri kita sendiri dan sisi orang lain. Menghilangnya kepercayaan dapat disebabkan karena beberapa hal berikut.
  • Suka berbohong
  • Tidak bertanggung jawab
  • Tidak bisa menyimpan rahasia
  • Berwatak buruk
  • Tidak disiplin dalam hidup
  • Tidak punya komitmen dalam bekerja
  • Hidup sembarangan dan tidak teratur

Adanya konflik dalam suatu hubungan dapat mengakibatkan keretakan atau perpecahan hubungan tersebut. Meskipun kedua belah pihak yang berkonflik sudah saling memaafkan, namun terkadang masih kaku untuk memulai lagi hubungan yang harmonis seperti dulu lagi. Kedua pihak merasa canggung atau bahkan tidak tahu untuk memulai lagi sebuah hubungan yang manis.

Bagaimanapun jenis konflik yang melanda hubungan Anda dengan seseorang, tetapi di masa lalu Anda dan dia mempunyai hubungan yang harmonis. Untuk mengembalikan hubungan yang tidak lagi harmonis diperlukan langkah-langkah yang elegan. Berikut ini beberapa tips atau langkah-langkah yang dapat Anda tempuh agar hubungan menjadi harmonis kembali.

Meminta maaf
Langkah pertama untuk memperbaiki suatu hubungan adalah dengan meminta maaf dan mengakui kesalahan sepenuhnya ada di pihak Anda. Tunjukkan permintaan maaf Anda yang tulus dan sungguh-sungguh dengan cara menegaskan kesiapan Anda bertanggung jawab atas semuanya.

Tunjukkan penyesalan Anda
Jangan sembunyikan rasa penyesalan Anda. Biarkan mereka tahu bahwa Anda benar-benar menyesal dengan perbuatan itu dan berjanji tidak akan mengulanginya.

Tunjukkan bahwa Anda menderita
Biarkan orang itu tahu bahwa Anda menderita karena kesalahan yang Anda lakukan dan karena Anda tidak lagi berubungan dengannya.

Tunjukkan bahwa Anda menghormatinya
Tunjukkan bahwa tindakan Anda tidak bermaksud untuk tidak menghormatinya. Katakan bahwa Anda sangat menghormatinya.

Minta pengampunan
Jangan malu dan ragu untuk meminta pengampunan kepadanya. Katakan kesalahan Anda secara spesifik.

A. Mengubah Musuh di Dunia Bisnis menjadi Rekan Bisnis




Suasana lingkungan kerja yang nyaman dan kondusif tentunya berpengaruh pada kinerja seseorang. Sedangkan lingkungan kerja yang penuh konflik dan tidak kondusif dapat membuat seseorang menjadi kurang nyaman dan fokus dalam bekerja. 

Anda mungkin pernah mengalami ketika semua yang dilakukan seolah disabotase oleh seseorang. Hal ini bisa terjadi berulang-ulang sehingga Anda berkesimpulan bahwa orang tersebut menjadikan diri Anda sebagai musuh. Tentu suasana kerja akan sangat tidak nyaman jika demikian adanya. 

Ada beberapa hal mengapa hal ini bisa terjadi, tetapi secara umum bisa dikarenakan orang tersebut berkeyakinan bahwa Anda tidak menyukainya. Persepsi ini demikian melekat di pikirannya, bisa jadi karena tindakan Anda mungkin tanpa disadari telah menyinggungnya. Atau, bisa juga karena sifat negatif dalam dirinya, seperti terlalu sensitif atau negative thingking, sehingga perkataan maupun perilaku Anda yang sebetulnya tidak memiliki tendensi apa-apa, diartikan berbeda, dan dia sakit hati karenanya. 

Menjaga agar penyabotase tidak menghancurkan apa pun lebih gampang daripada yang Anda bayangkan. Berikut ini beberapa tips untuk memperbaiki kondisi tersebut.

Membangun rasa suka yang tulus
Pernahkan mengalami, ketika Anda membenci seseorang namun orang tersebut malah menyukai dan menghormati Anda? Bagaimana perasaan Anda setelah mengetahui hal tersebut? Ya, itulah yang harus Anda lakukan! Memang sangat sulit untuk tidak meyukai seseorang yang tidak hanya menyukai Anda tetapi juga menghormati Anda, meskipun orang tersebut sangat Anda benci. Anda tiba-tiba dipaksa untuk mengevaluasi ulang perasaan Anda terhadapnya. Seolah-olah, Anda melihatnya sebagai seseorang yang lebih menyenangkan daripada sebelumnya. 

Lagi pula, Anda tidak ingin percaya bahwa dia bersikap bodoh karena menyukai dan menghormati Anda, sebab dia sangat memandang tinggi Anda! Tidak, Anda lebih suka untuk mengubah pemikiran kita mengenai orang lain itu dan menyimpulkan bahwa dia memang bukan orang yang buruk. Ini disebut afeksi resiprokal, yang secara sederhana bahwa kita cenderung menyukai, mengagumi, dan menghormati seseorang begitu kita tahu bahwa mereka menyukai, mengagumi, dan menghormati kita.

Untuk menegaskan hukum ini, ceritakan kepada pihak ketiga (mungkin seorang kawan bersama) apa yang sesungguhnya Anda sukai dan hargai mengenai penyabotase Anda. Mungkin Anda ingin mengungkapkan kekaguman yang tulus atas sesuatu yang telah dicapainya atau sesuatu yang diperjuangkannya. Begitu komentar Anda sampai kepada orang tersebut, Anda bisa rileks dan menunggu apa yang terjadi kemudian. Begitulah cara menghadapi orang yang Anda anggap sebagai musuh, yaitu dengan memperlihatkan rasa suka dan hormat yang tulus kepadanya, dan untuk ini Anda hanya perlu memandang sisi positif orang itu. Niscaya rasa tak suka orang itu kepada Anda akan hilang seketika.

Anda akan takjub dengan betapa cepatnya dia akan berubah menjadi seorang sekutu Anda. Entah dia adalah rekan kerja, bos, atau asisten di lingkungan kerja Anda. Ingat: setiap orang perlu merasa bahwa dirinya dihargai.

Kini, Anda mungkin bertanya-tanya, mengapa tidak saya sampaikan sendiri hal itu kepadanya? Anda bisa saja melakukannya, tetapi Anda berisiko dia curigai sebagai orang yang tidak tulus atau sekedar berusaha memanipulasi dia agar menyukai Anda. Rahasia di balik keefektifan taktik ini adalah bahwa ketika kita mendengar sesuatu dari pihak ketiga, kita jarang mempertanyakan kebenaran dari cerita yang dikisahkan kepada kita, khususnya bila sesuatu itu adalah hal yang memang ingin kita dengar.

Seni mendengarkan
Mendengarkan dengan seksama perkataan orang yang Anda tidak sukai memanglah tidak mudah, karena tentu saja selalu ditutupi dengan perasaan curiga. Namun, Anda harus mencoba mendengarkan apa yang dia katakan dengan baik. Meskipun harus diakui, 'benar-benar' mendengarkan bukanlah perkara mudah, karena untuk dapat berbuat seperti ini Anda butuh empati yang tinggi terhadap orang lain. Lakukan praktek sederhana ini : jika ketika Anda sedang mengobrol dengan seseorang tiba-tiba telepon genggam Anda berdering, Anda boleh melirik sedikit ke ponsel, lalu meneruskan dialog dengannya. 

Umumnya, lawan bicara akan mempersilahkan Anda mengangkatnya, dan kalaupun Anda mematuhi sarannya, itu hal yang lumrah. Tapi, bayangkan reaksi teman bicara Anda jika Anda justru mengatakan begini : “Ah, panggilan ini tidaklah penting. Saya lebih tertarik berdiskusi dengan Anda.” Bisakah Anda bayangkan bagaimana perasaannya? Inilah kehebatan seni mendengarkan yang membuat lawan bicara Anda begitu tersanjung dan akhirnya akan lebih menghargai Anda.

Tunjukkan antusiasme yang tulus ketika Anda menyapa seseorang
Seulas senyuman bisa mendatangkan keajaiban, khususnya dengan seorang tukang sabotase. Setiap kali Anda menyapa, tunjukkan bahwa senyuman yang Anda lemparkan setulus yang Anda bisa berikan kepadanya. Ini mengirimkan pesan bahwa Anda senang berjumpa dengannya dan membuatnya merasa lebih baik mengenai dirinya sendiri, dan Anda. Serupa dengannya, senyuman yang akan membuatnya lebih sulit untuk merasa terancam oleh Anda, apalagi berpikir bahwa Anda tidak menyukainya.

Bersikaplah suportif
Ketika Anda mengetahui bahwa tukang sabotase Anda telah mebuat kesalahan, yakinkan dia bahwa kekeliruan semacam itu dapat terjadi pada setiap orang, dan katakan kepadanya untuk tidak terlalu menyesali diri. Apa pun yang Anda lakukan, jangan mengkritik atau mengutuk. Dalam kasus dimana dia berselisih denga orang lain (yang kiranya sering terjadi), belalah dia jika Anda yakin ada kebenaran dari argumen yang dikemukakannya. 

Ketika Anda berdua berselisih paham, cobalah untuk mengingatkan bahwa tidak ada gunanya keluar sebagai pihak yang benar dan membuktikan bahwa Anda lebih cerdas daripada dia. Anda mengakui bahwa dia telah menyampaikan poin yang baik, benar, atau menarik- bahkan jika Anda tidak menyetujuinya –Anda memenangkan sesuatu.

Buat tukang sabotase Anda merasakan keraguan
Jika Anda mengharapkan yang terburuk dari tukang sabotase Anda, Anda akan mendapatkannya. Tepat seperti dia melihat Anda melalui lensa yang terdistorsi, demikianlah Anda akan memandangnya. Apabila dia melakukan sesuatu yang kelihatannnya mencerminkan kurangnya respek kepada Anda, beri dia kesempatan untuk melakukannya. 

Jika dia meminjam sesuatu tanpa permisi atau keluar lebih dulu dari pertemuan yang Anda pimpin tanpa penjelasan, biarkan asumsi pertama Anda adalah bahwa dia punya alasan yang baik untuk itu. Ketika Anda meminta penjelasan mengenai kejadian tersebut, jangan mengiterogasi. Jangan menuduh atau bersifat argumentatif. Bahkan bila motivasinya tidak begitu murni, reaksi Anda saat ini dapat mengubah tindakannya di masa yang akan datang.

Dalam dunia kerja, sudah menjadi hal yang umum terjadi ketika Anda menduduki posisi di atas atau jabatan penting, Anda merasa memiliki banyak musuh dan sedikit teman kerja sejati. Musuh-musuh ini sering membuat Anda berada dalam masalah. Mereka tak segan-segan menyepelekan prestasi Anda. Lepas dari itu, musuh-musuh yang iri hati alias sirik ini dapat menjadi penghambat besar laju karier Anda. Bahkan diam-diam, mereka menyusun siasat untuk menjatuhkan Anda.

Mempunyai rekan kerja yang sangat iri hati tentu dapat menghambat karier kerja Anda. Namun jangan khawatir, karena hal itu dengan mudah dapat dikenali karena dia akan selalu berkompetisi dalam segala hal yang Anda lakukan. Musuh dalam selimut akan menunggu kesempatan yang tepat untuk membeberkan kejelekan, kegagalan serta kesalahan yang Anda lakukan. Yang jelas, musuh tipe ini merupakan musuh yang paling berbahaya.

Untuk menghadapi rekan kerja yang iri hati/sirik, ada dua hal yang dapat Anda lakukan yaitu menjinakkan perasaan iri hatinya atau memberi perlawanan terhadap usaha mereka. Untuk diri sendiri, cobalah untuk melakukan instropeksi diri. Tanyakan pada diri sendiri apakah Anda telah melakukan sesuatu yang membuat mereka iri hati, atau mungkin Anda telah meremehkan rekan kerja dan menyombongkan keberhasilan Anda. 

Apabila Anda sudah menyadari kekurangan Anda, usahakan untuk segera mengubahnya. Bersikaplah rendah hati dan berbaiklah kepada semua rekan kerja Anda. Bangun rasa percaya diri rekan sekerja dengan menceritakan pengalaman keberhasilan Anda dan ajarkan mereka cara mencapai suatu keberhasilan.

Untuk menjinakkan rasa iri rekan kerja Anda, segera ubah sikap arogan Anda dan cobalah untuk berdamai dengan musuh-musuh Anda. Perlihatkan perubahan yang tulus. Demi karier, reputasi, dan kesehatan jiwa, Anda harus menghindari pertengkaran atau perasaan yang tidak sehat di lingkungan kerja.

Apabila Anda melakukannya karena takut menghadapi perlakuan rekan sekerja terhadap karier Anda, hal ini dapat langsung mereka kenali. Alhasil, mereka akan menyusun rencana untuk segera menjatuhkan Anda. Jadi, coba lakukan perubahan dengan tulus karena hal ini merupakan sikap yang profesional. Dengan kata lain, perubahan sikap yang Anda lakukan bukan karena merasa takut terhadap mereka, melainkan demi terciptanya iklim kerja yang lebih nyaman.
Berikut ini beberapa tips yang dapat Anda lakukan untuk menciptakan iklim kerja yang lebih nyaman.

Berperilaku baik agar rekan kerja menghargai Anda
Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan, cobalah untuk segera memperbaikinya. Tidak ada kata-kata terlambat untuk memperbaiki kesalahan di masa lalu. 

Luangkan waktu
Luangkan waktu untuk menyempatkan diri memberikan selamat kepada rekan sekerja atas keberhasilan yang mereka capai. Anda sendiri harus berusaha untuk tidak iri hati karena perasaan iri hati sangat mudah terlihat oleh orang lain. Bila Anda memiliki perasaan iri hati atau memperlihatkan perilaku yang negatif, Anda akan mendapatkan respons yang serupa.

Selalu utamakan tim kerja/anak buah
Utamakan selalu tim kerja Anda, berikan perhatian serta dukungan kepada orang-orang di sekitar Anda. Mencoba menjauhkan diri dari rekan yang iri hati, justru akan membuatnya semakin iri dan semakin membenci Anda.

Cegah perasaan iri hati
Bila dapat mengenali rekan sekerja atau bawahan yang tidak puas dan dapat merasakan bahwa kemungkinan dia akan membenci Anda, Anda dapat mencegah perasaan iri hatinya. Sekali-sekali berikan pujian. Bersikaplah rendah hati, kenali ciri-ciri perasaan iri hatinya, dan lakukan antisipasi.

Melakukan perlawanan
Bila Anda tidak sanggup menjinakkan perasaan iri hati dari rekan sekerja, Anda harus melakukan sesuatu demi reputasi Anda. Bila Anda difitnah, Anda harus dapat membuktikan bahwa apa yang dikatakan orang mengenai diri Anda tidak betul. 

Jangan balas fitnahan dengan fitnahan karena hal ini hanya memperburuk keadaan. Jangan berhenti memberikan pujian kepada rekan sekerja atas prestasinya, selalu tersenyum dan bersemangat, kerja keras dan hindari gosip dan bergosip. 

Berhadapan dengan rekan sekerja yang iri hati memang sering membuat kita berada dalam situasi yang sulit untuk menghindarinya. Berusahalah untuk menjadi anggota tim yang baik dan kurangi perasaan iri hati mereka sebelum timbul masalah. Antisipasi segala sesuatu yang bersifat negatif sedini mungkin. 

Untuk menghadapi rekan kerja yang sirik/iri hati, ada beberapa langkah yang dapat Anda ambil sebagai berikut.

Dukungan pimpinan
Salah satu yang harus dilakukan bila akan membela diri adalah mencari dukungan pimpinan karena hal ini dapat membuat rekan sekerja yang iri hati kepada Anda menjadi segan dan tidak berani membuat masalah. Tentu saja tak asal cari dukungan demi menyelamatkan karier. Anda harus benar-benar yakin berada di pihak yang benar.

Catat setiap perselisihan yang terjadi
Catat setiap masalah yang terjadiantara Anda dan rekan sekerja yang iri hati untuk menjadi bukti bila diperlukan. Usahakan bersikap profesional. Bila dia bersikap kasar, jangan terpengaruh dan kendalikan diri Anda. Soalnya, bila terpancing melakukan suatu tindakan yang tidak terpuji, hal ini justru merugikan karier Anda.

Jangan mengancam
Hindari sikap mengancam ataupun sikap yang membuat musuh Anda tak berdaya. Anda perlu ingat bahwa Anda mencoba menghindari pertengkaran besar oleh karena itu beri kesempatan kepada musuh Anda untuk mundur. 

Jangan perlihatkan sikap lemah dan rapuh
Bicarakan permasalahan yang dihadapi dengan atasan di ruang tertutup, dengan cara yang resmi. Utarakan kekhawatiran Anda dan selalu sampaikan setiap kemajuan yang Anda rasakan.

Beri kesempatan mundur
Hindari sikap mengancam ataupun sikap yang membuat musuh Anda tak berdaya. Perlu diingat, Anda mencoba menghindari pertengkaran besar, oleh karena itu beri kesempatan kepada musuh untuk mundur. Beri kelonggaran agar hubungan tetap baik. 

Bila tiba-tiba musuh bersikap manis dan ramah, Anda tidak perlu curiga. Mungkin dia berusaha untuk minta maaf dengan caranya sendiri, tanpa mengorbankan harga dirinya. Sebaiknya terima usahanya tersebut agar perselisihan Anda tidak meruncing.

Pekerjaan yang mengharuskan kita bekerja secara tim sangat membutuhkan kecocokan dan saling pengertian antar rekan kerja. Bekerja dengan rekan satu tim tidak selalu menyenangkan. Secocok apa pun Anda dengan rekan kerja Anda, selalu ada masa ketika pendapat setiap orang bisa berbeda. Ada juga kalanya salah seorang dari rekan Anda sedang mengalami masalah, sehingga kinerjanya menurun. Agar pekerjaan bisa selesai dan hubungan tetap baik setiap hari Anda perlu menjaga irama kerja bersama-sama.

Berikut ini beberapa tips yang dapat Anda lakukan untuk membangun kerja tim yang solid.

Komitmen
Agar misi pekerjaan dapat tercapai secara maksimal, diperlukan komitmen yang sama diantara anggota tim. Sejauh mana Anda memandang kontribusi Anda terhadap perusahaan dan juga demi kemajuan diri sendiri? Pertanyaan ini juga perlu selalu diajukan ke setiap anggota tim lainnya.

Kompetensi
Setiap anggota tim sebaiknya memiliki kompetensi atau kemampuan tertentu sesuai yang dibutuhkan oleh pekerjaan. Apabila setelah Anda dan teman-teman menjadi satu tim ternyata belum ada perkembangan, sebaiknya perlu dilakukan kembali training SDM.

Ekspektasi
Ekspektasi terhadap pekerjaan dan hasilnya perlu dipahami oleh setiap anggota tim. Setiap anggota perlu memahami mengapa mereka ditempatkan di dalam satu tim dan apa tujuannya. Apakah ini adalah tim tetap atau untuk suatu proyek saja? Apa misi dari pekerjaan yang Anda emban? Sejauh mana pembagian waktu dan peran masing-masing anggota tim, itu juga perlu selalu diingat.

Alur kerja
Sejauh mana alur kerja yang dijalani sekarang sudah efektif dan memberikan hasil yang baik? Untuk memastikannya, perlu dilihat apakah Anda dan teman-teman sudah memahami peran dan tanggung jawab masing-masing, sesuai dengan peran dalam tim. Jika terjadi sesuatu secara mendadak yang mengganggu alur kerja, berdiskusilah bersama untuk mengantisipasinya. Jangan tunggu sampai terjadi masalah.

Komunikasi
Tim Anda tidak akan bisa bekerja optimal jika tidak ada komunikasi yang baik. Untuk itu, Anda perlu memastikan bahwa hubungan Anda dengan rekan-rekan didasari oleh komunikasi yang tulus dan jujur. Begitu juga dengan atasan dan perusahaan. Pastikan hasil kerja tim selalu mendapatkan umpan balik dari atasan dan perusahaan. Karena, jika tidak ada saran atau kritik, bagaimana Anda tahu bahwa semua sudah berjalan sesuai jalurnya?

Konsekuensi
Selalu pikirkan konsekuensi dari setiap tindakan terhadap diri sendiri, tim, dan juga perusahaan. Apakah keputusan yang Anda alami dapat berpengaruh pada teman-teman lainnya? Bagaimana jika tim Anda tidak berhasil memenuhi target yang diberikan? Selalu pikirkan hal ini dan bicarakan dengan rekan tim Anda.

Reaksi terhadap perubahan
Sejalan dengan waktu, Anda dan tim dapat mengalami berbagai perubahan. Itu bisa datang dari anggota tim, interaksi dengan pihak luar, dan kebijakan perusahaan. Sejauh mana tim Anda dapat menghadapi perubahan ini? Hal ini perlu dibicarakan dengan serius bersama-sama.

Untuk mengukur seberapa baik sukses karir/usaha kita berdasarkan hubungan kerja kita dan perilaku yang kita lakukan dimanapun kita berada. Sebaik apapun pendidikan kita, pengalaman kita atau gelar yang kita punyai, semua tidak bermanfaat jika kita tidak bisa membangun hubungan yang baik dengan orang lain. Kita tidak akan pernah menyelesaikan tujuan hidup yang kita inginkan. 

Hubungan kerja yang sehat merupakan landasan untuk sukses dan kepuasan kerja dan karir kita. Seberapa pentingnya hubungan kerja yang sehat? 

Hubungan kerja yang efektif membentuk dasar untuk promosi, kenaikan gaji, pemenuhan tujuan dan kepuasan dalam bekerja. Menurut penelitian salah satu indikator dari 12 hal yang menjadi kunci kepuasan dalam bekerja adalah apakah kita memiliki teman terbaik di tempat kita bekerja? Intinya kita harus menjalin hubungan dengan baik terhadap rekan kerja agar tercipta suasana kerja yang menyenangkan.

Seorang supervisor akan cepat mendapatkan reputasi buruk atau hubungan yang tidak sehat dengan rekan kerja dikarenakan dia hanya mengumpulkan data dan menemukan kesalahan-kesalahan rekan kerjanya. Dia menikmati saat menemukan kesalahan yang dilakukan oleh rekan kerjanya tapi jarang menyarankan solusi. Dia selalu laporan kepada atasanya secara berkala dengan tujuan untuk mendapatkan nama dan kenaikan pangkat. 

Hindari menjadi supervisor seperti itu mari menjadi karyawan yang berbasis pada solusi. Menjadi seorang supervisor yang berdasarkan solusi akan membuat kita menjadi supervisor yang seimbang. Tetap bisa mengontrol hasil kerja dan menemukan kesalahan tetapi mempunyai hubungan yang sehat dengan rekan kerja. Jadi mari kita jadikan solusi sebagai dasar kita bertindak dan hindari untuk saling menyalahkan.

Berikut ini ada beberapa tips/cara yang dapat ditempuh untuk membentuk hubungan kerja yang sehat dengan rekan kerja, atasan, maupun bawahan. Cara ini bermanfaat untuk membentuk dasar hubungan yang sehat, memberdayakan berpikir solusi dan membentuk likungan kerja yang penuh motivasi bagi manusia.

Solusi sebagai fokus utama
Beberapa karyawan menghabiskan banyak waktu untuk menemukenali/mengindentifikasi masalah dalam bekerja. Sejujurnya, menemukan masalah adalah hal yang mudah. Yang sulit adalah mencari solusi yang bijaksana. Jika kita mampu memberika solusi yang bijaksana maka kita kan mendapatkan rasa hormat dari rekan kerja maupun atasan kita.

Saling percaya antar rekan kerja
Kita tidak bisa membentuk hubungan yang sehat saat kita tidak percaya pada orang. Tanpa hubungan yang sehat kita tidak akan pernah mencapai tujuan yang paling penting. Saat rekan kita membuat kesalahan langsung diskusikan dengan rekan kerja Anda bagaimana cara terbaik untuk mengatasinya. 

Saat diskusi Anda belum menyelesaikan masalah bisa kita bahas di forum pertemuan rutin mingguan untuk mencari solusi bersama. Tidak disarankan untuk mengorbankan rekan kita dengan langsung melaporkan kesalahanya kepada atasan tanpa memikirkan solusinya. 

Menjaga komitmen
Dalam sebuah organisasi, pekerjaan kita saling berhubungan. Jika kita gagal memenuhi target dan komitmen, Anda mempengaruhi kerja dari karyawan lain. Selalu menjaga komitmen, dan jika Anda tidak bisa, pastikan semua karyawan lain tahu apa yang terjadi. Segera tebus kesalahan kita dengan membuat target yang baru dan berusaha optimal untuk mencapainya sesuai target baru yang kita buat.
Seperti setiap awal bulan setiap target penjualan telah dibagi ke masing-masing kanvaser dengan komitmen masing-masing. Mari jaga komitmen itu agar target perusahaan tercapai. Saat target kita tidak tercapai akan berdampak bagi rekan-rekan kerja kita yang sudah tercapai targetnya. Rekan-rekan kerja kita yang lain harus mengejar target kita agar target perusahaan tercapai. Seberapa tinggikah kita menjaga komitmen kita? Semakin tinggi komitmen maka hubungan kita dengan rekan kerja akan semakin tinggi.

Bantu rekan kerja lain dalam meraih prestasi
Setiap karyawan dalam organisasi kita memiliki bakat, keterampilan, dan pengalaman. Jika Anda dapat membantu sesama karyawan memanfaatkan kemampuan terbaik mereka, Anda mendapatkan keuntungan besar dalam organisasi. 

Pertumbuhan karyawan individu menguntungkan keseluruhan. Pujian, mengakui, pujian, dan kontribusi pemberitahuan. Anda tidak harus menjadi manajer untuk membantu menciptakan lingkungan yang positif memotivasi karyawan. Dalam lingkungan ini, karyawan yang menemukan dan memberikan kontribusi kebesaran mereka.

Jika kita secara teratur melaksanakan tujuh tindakan, kita akan hidup dengan baik dengan orang lain dan mengembangkan hubungan kerja yang efektif. Rekan kerja akan menghargai Anda sebagai kolega. Atasan akan percaya Anda bermain di tim yang tepat. Anda akan mencapai tujuan pekerjaan Anda, dan Anda bahkan mungkin mengalami kesenangan, pengakuan, dan motivasi pribadi. Kerja tidak bisa lebih baik dari itu.

Hindari menyalahkan orang lain
Kita memerlukan sekutu di dalam pekerjaan. Jangan mencari musuh dengan menyalahkan orang lain saat kita gagal. Saat kita menyalahkan rekan kerja, supervisor atau staf keuangan maka kita akan menjadikan mereka musuh. Ya memang kita perlu untuk mengindentifikasi siapa yang terlibat masalah, Anda juga bisa menyalahkan sistem kerja yang menyebabkan karyawan gagal. Tapi jangan menyalahkan mereka, mari merangkul mereka menjadi sekutu kita. Lebih mudah merubah seorang teman daripada mengubah seorang musuh.

Hindari berteriak
Jika kita berbicara ke seorang karyawan dengan nada kasar maka seluruh karyawan akan menganggap kita sebagai orang yang kasar dan patut dijauhi. Ya semua karyawan, kenapa hal ini bisa terjadi? Karena seluruh karyawan mempunyai radar yang mampu membaca lingkungan dan berita-berita di lingkungan kerja. Hati-hati dengan perkataan Anda karena dinding di ruang kerja pun mempunyai telinga.

Kadang seorang manajer berkata “Saya tahu berteriak keras pada karyawan saya adalah hal yang salah, tetapi kadang-kadang mereka membuat saya sangat marah.” Sebenarnya kapankah kita harus berkata kasar pada karyawan? 

Jawabanya? Tidak pernah. Tentu saja kita harus menghormati orang lain. Mari kita jadikan menghormati orang adalah ciri organisasi kita

Penghargaan atau terima kasih
Meluangkan waktu dan mengeluarkan energi untuk berterima kasih, penghargaan, mengenali dan menentukan kontribusi orang-orang yang membantu kita sukses. Hal ini adalah pendekatan yang berhasil dalam membangun hubungan kerja yang sehat.

Puisi Kahlil Gibran tentang Keluarga

Anak Dan seorang perempuan yang menggendong bayi  dalam dekapan dadanya berkata,  Bicaralah pada kami perihal Anak. Dan dia berkata: Anak-an...