Wednesday, January 8, 2020

Membaca Pikiran dari Bahasa Tubuhnya

Tahukah Anda, ternyata tidak terlalu susah membaca bahasa tubuh seseorang asalkan kita tahu caranya. Anda boleh percaya dan juga boleh membantah bahwa bahasa tubuh adalah sesuatu yang tidak bisa dimanipulasi oleh siapapun. Segala sesuatu yang spontan digerakkan oleh bahasa tubuh seseorang menunjukkan kepada suatu hal yang saat itu dia rasakan, ataupun sesuatu yang menunjukkan tujuan dibalik sikapnya tesebut. Interaksi tersebut pasti sering kita rasakan ketika sedang bersama orang lain maupun dalam kehidupan keluarga dan masyarakat. 

Dan bagi Anda yang nerupakan pemula dalam mempelajari cara membaca bahasa tubuh, berikut ini adalah penjelasan mengenai membaca pikiran melalui bahasa tubuh, yang mungkin akan membantu Anda untuk memahami lebih jauh lagi tentang bahasa tubuh.

a. Bahasa tubuh orang yang sedang sedih, kecewa atau stress:
  • Menunduk dan tangannya mengusap kepala bagian belakang.
  • Mengusap jidat. Gerakan ini biasanya didukung dengan raut wajah.

b. Bahasa tubuh orang yang menolak atau marah:

1. Menyilang tangan di dada. 
Gerakan ini menunjukkan seseorang berada dalam kondisi tertutup (tidak nyaman) terhadap lingkungan sekitarnya. Saat sedang duduk, isyarat ini seringkali diperkuat dengan menyilangkan kaki atau tungkai.

2. Kombinasi gerakan tangan dan tatapan. 
Bahasa tubuh seperti ini biasanya terjadi saat seseorang tidak mempunyai keberanian untuk mengemukakan pendapat dan ketidaksukaannya terhadap seseorang.

c. Bahasa tubuh orang berbohong:

1. Menutup mulut dan berbatuk. 
Orang secara refleks menutup mulutnya saat berbohong. Berusaha menghentikan mulutnya untuk mengeluarkan kebohongan. Lain lagi jika lawan bicara kita menutup mulut, itu artinya dia pikir kita berbohong.

2. Menyentuh hidung. 
Menyentuh hidung sebagai bentuk ‘pelesetan’ dari menutup mulut yang menjauh menjadi ke bawah hidung secara halus.

3. Memalingkan pandangan. 
Orang yang berbohong selalu ingin memalingkan pandangan ke arah lain.

4. Peningkatan kedipan mata.
Peningkatan kedipan mata sebagai bentuk rasa gugup dari seseorang yang sedang berbohong.

5. Menggaruk leher. 
Gerakan ini merupakan respon saraf-saraf di sekitar leher pada saat berbohong akan terasa gatal.

d. Bahasa tubuh orang yang merasa berkuasa:

1. Meletakan kaki di atas meja. 
Meskipun terbilang kurang sopan, mengangkat kaki menunjukkan penguasaan seseorang atas lingkungannya.

2. Tangan dilipat ke belakang. 
Biasanya, gerakan isyarat ini dilakukan saat sedang berdiri atau berjalan.

3. Menghembuskan rokok ke atas. 
Seorang perokok sering kali menunjukkan kekuasaannya dengan cara mengembuskan asap rokoknya ke atas sambil memonyongkan sedikit mulutnya.

e. Bahasa tubuh orang tertarik:

1. Meletakan tangan di dada. 
Gerakan ini menunjukkan sebuah penerimaan. Biasanya diiringi oleh bahasa lisan, seperti janji dan kekaguman.

2. Mendekat. 
Jika seseorang tertarik, tanpa sadari dia akan mendekatkan dirinya pada orang yang menarik perhatiannya.

3. Menunjuk dengan kaki. 
Gerak isyarat ini biasanya terjadi dalam posisi berdiri. Arah kaki dapat menunjukkan ketertarikan seseorang, entah secara seksual, entah dengan ide-ide yang sedang dibicarakan orang tersebut.

4. Kombinasi tatapan dan perubahan pupil mata. 
Jika seseorang tertarik, tatapannya akan tertahan untuk waktu yang lebih lama dari biasanya.

5. Merapikan rambut. 
Baik pria maupun wanita, jika bertemu dengan lawan jenis dan merasa tertarik, mereka pasti akan merapikan atau menyentuh bagian rambutnya, bahkan seorang botak.

6. Mengentakkan kepala. 
Gerakan ini biasa dilakukan wanita dan dibarengi dengan menyibakkan rambut ke belakang sehingga leher terlihat jelas.

7. Merapikan baju. 
Bisa berupa merapikan lipatan kerah, lipatan tangan, menarik rok, menggosok sedikit bagian pundak, atau bagian busana lainnya.

f. Bahasa tubuh lain dengan gerakan tangan:

1. Memainkan kacamata. 
Gerakan ini menunjukkan seseorang ingin mengulur-ulur waktu sampai ia merasa nyaman mengambil keputusan.

2. Mengusap dagu. 
Saat seseorang menempelkan tangan di dagu dan mulai mengusapnya secara perlahan, proses pengambilan keputusan sedang berlangsung. Mirip dengan bahasa tubuh memainkan kacamata, hanya saja dilakukan oleh orang yang tidak berkaca mata.

3. Tangan di pinggang. 
Gerakan ini menunjukkan keagresifan dan kesiagaan seseorang terhadap lingkungannya.

4. Memasukkan ibu jari ke saku depan. 
Gerak isyarat ini menunjukkan agresivitas secara seksual jika terjadi pada dua orang atau lebih dari jenis kelamin yang berbeda. Jika sesama pria melakukan bahasa tubuh ini, ada dua kemungkinan, mereka mengalami kelainan atau akan terjadi perkelahian di antara mereka tak lama lagi. 

Untuk mempermudah dalam memahami makna bahasa tubuh, perlu diperhatikan beberapa tipe komunikasi non-verbal yang mudah dikenali dan sering terlihat, antara lain sebagai berikut.

1. Ekspresi wajah
Ekspresi wajah merupakan bahasa tubuh yang kurang begitu kontroversial dari semua bentuk komunikasi non-verbal. Hal ini dikarenakan ekspresi wajah tidak teramati dalam kumpulan bahasa tubuh dan seringkali kita terlalu memusatkan perhatian pada wajah daripada bagian tubuh lainnya.

Salah satu bentuk ekpresi wajah yang mudah dipahami adalah senyuman. Secara umum ada 3 bentuk senyuman yaitu sebagai berikut.

Senyuman simpul
Senyuman simpul adalah bentuk senyuman yang tidak memperlihatkan gigi. Senyuman ini muncul ketika orang tidak ikut serta dalam aktivitas di luar rumah. Ia tersenyum pada diri sendiri.

Senyuman biasa
Senyuman biasa adalah bentuk senyuman dengan memperlihatkan gigi seri bagian atas. Dalam senyuman ini, juga terjadi kontak mata antar individu. Senyuman biasa merupakan salam saat bertemu dengan teman atau saat anak menyambut kedatangan mereka.

Senyuman lebar
Pada umumnya, senyuman lebar terjadi ketika orang tengah bergembira. Senyuman ini memperlihatkan gigi seri bagian atas dan bawah serta sering terjadi kontak mata.

2. Cara berjalan
Cara berjalan seseorang dipengaruhi oleh struktur tubuh. Namun begitu, sikap tubuh yang sering berubah dipengaruhi oleh emosi. Sehingga cara berjalan seseorang juga dapat memperlihatkan kondisi emosional orang tersebut.

Berikut ini beberapa karakter orang dilihat dari cara berjalan orang tersebut.

Mempunyai tujuan hidup
Seseorang dengan karakter sepeti ini, biasanya cara berjalannya cepat dan mengayunkan tangannya dengan bebas. Orang seperti ini biasanya cenderung menjadi orang yang berorientasi pada tujuan. Dia dengan sigap dan cekatan akan mengejar cita-cita mereka.

Kritis dan suka rahasia
Seseorang dengan karakter seperti ini, biasanya berjalannya dengan kedua tangan di dalam saku, meski cuaca panas. Orang seperti ini biasanya cenderung menjadi orang yang kritis dan suka rahasia.

Sedang kesal
Seseorang yang berjalan dengan meremas tangan di dalam saku dan terkadang menatap apa saja yang ada di depannya

Energik
Orang yang berjalan dengan tangan di pinggang dan lebih menyerupai pelari cepat dibanding pelari jarak jauh merupakan orang yang mempunyai karakter energik.

Menghadapi masalah
Orang yang sedang menghadapi masalah dan sedang memusatkan perhatiannya terlihat dari cara berjalannya dengan kepala tertunduk dan tangan di belakang.

Angkuh
Seseorang yang sombong atau angkuh dapat dilihat dari cara berjalannya dengan menaikkan dagu, lengan terayun, kaki sedikit kaku, langkahnya begitu tenang dan berhati-hati, seolah sudah direncanakan untuk mempengaruhi.

3. Cara berjabatan tangan
Jabat tangan merupakan modifikasi bahasa tubuh orang primitif yang ditunjukkan dengan menaikkan kedua tangan sebagai pertanda tidak adanya senjata di tangan. Lain halnya dengan jabat tangan masa kini merupakan sikap penyambutan selamat datang dengan telapak tangan saling menggegam sebagai pertanda terbuka dan sentuhan menandakan kesatuan.

Ciri khas cara berjabat tangan di setiap negara berbeda-beda, seperti berikut.

Orang Perancis
Orang Perancis biasa berjabat tangan saat memasuki dan meninggalkan ruangan.

Orang Jerman
Orang Jerman berjabat tangan hanya sekali.

Orang Amerika
Keakraban yang tergambar dari jabat tangan lelaki Amerika mungkin berasal dari ajang adu kekuatan, seperti adu gulat Indian. Oleh karenanya, ketika jabat tangannya lemah mereka merasa bukan orang Amerika. Jabat tangan khas orang Amerika dikenal dengan jabat tangan politikus, yaitu dengan menggenggam tangan dan menimpalinya dengan tangan kiri.

Orang Afrika
Orang Afrika menggerakkan jari setiap selesai berjabat tangan sebagai pertanda kebebasan

No comments:

Post a Comment

Puisi Kahlil Gibran tentang Keluarga

Anak Dan seorang perempuan yang menggendong bayi  dalam dekapan dadanya berkata,  Bicaralah pada kami perihal Anak. Dan dia berkata: Anak-an...