Monday, March 16, 2020

Tidak Menganggap Remeh Orang Lain



Banyak perbedaan yang dapat kita temukan dalam hidup bermasyarakat, namun semua itu adalah hal alamiah untuk membuat kita semakin waspada terhadap setiap kejadian yang kita alami. Terkadang kita menemukan sikap aneh dari orang-orang di sekitar kita. Seringkali pula kita menjumpai orang di sekitar kita (anak, isteri, tetangga, teman sekantor, dan lain-lain) tiba-tiba bersikap aneh di depan kita. Kita mungkin tidak bisa mengetahui penyebabnya, namun kita bisa merasakan situasi aneh tersebut.

Solusi untuk hal tersebut akan dibahas pada bab ini. Anda akan dibantu menyelesaikan kesulitan dalam membaca sesuatu yang tersembunyi dari sikap aneh orang di sekitar kita. Kita berhak untuk bersikap waspada dan itu tidak ada salahnya. Namun bukan berarti menjadikan diri kita orang yang mudah curiga. 

Orang yang waspada sangat berbeda dengan orang yang mudah curiga. Orang yang mudah curiga itu biasanya suka menjeneralisasi suatu kondisi dan secara terus-menerus berpikiran negatif terhadap orang lain, sedangkan orang yang waspada lebih fokus kepada kehati-hatian diri sendiri dalam menghadapi suatu kejadian dan kondisi tertentu dengan berpikir secara proporsional. 

Di bawah ini adalah beberapa contoh kasus sikap-sikap aneh tersebut dan interpretasinya:

1. Apabila orang di sekitar Anda tiba-tiba mengambil jalan lain/membelok ketika secara tidak sengaja akan bertatapan dengan Anda, baik di jalan maupun di rumah.

Artinya:
  • aDia sedang mencoba menyembunyikan sesuatu yang sedang dibawanya/dipakainya.
  • Dia merasa takut apabila Anda bertanya/mengetahui dari mana atau ke mana tujuan perjalanan mereka.
  • Tetangga/teman yang jarang berkunjung tiba-tiba datang berkunjung dan dengan gaya memelas dan membungkuk-bungkuk serta sering melontarkan pujian-pujian kepada Anda biasanya dia berusaha memuluskan jalan untuk meminjam uang dari Anda. Dan kemudian tetangga/teman yang tadinya mendapatkan pinjaman uang dari Anda biasanya akan sulit ditemui/dihubungi, dan apabila bertemu di jalan dia akan berusaha membelok.


2. Apabila anak, isteri/suami, orangtua/mertua, pimpinan/bos atau pun karyawan/bawahan Anda tiba-tiba sering mencuri-curi pandang melihat Anda (dari jauh maupun dekat) dengan wajah seperti orang berpikir.
Artinya:
  1. Dia sedang berpikir untuk mencoba melakukan sesuatu yang dipikirnya bisa membuat Anda marah atau tidak disukai oleh Anda. Atau dia masih mempertimbangkan kemungkinan respon Anda. 
  2. Dia sedang berpikir untuk mencoba untuk menyampaikan sesuatu dan mempertimbangkan kemungkinan respon Anda.
  3. Jika dia karyawan, dia berusaha pulang dari kantor lebih cepat dari biasanya dengan diam-diam. Perhatikan meja kerjanya yang mulai dibersihkan secara perlahan dan sembunyi-sembunyi.
  4. Jika dia pimpinan/bos, dia berusaha mencari waktu untuk memarahi Anda. Periksa apakah Anda sudah melakukan suatu kesalahan. Atau dia berusaha meminta bantuan Anda, tetapi takut didengar/diketahui karyawan yang lain atau bantuan yang bersifat pribadi (bukan dinas). Kalau Anda tidak mau menerima kedua kemungkinan ini, segeralah menjauh atau mencari kesibukan di lain tempat/keluar kantor. 
  5. Jika dia orangtua/mertua, dia berpikir untuk meminta bantuan Anda tapi takut mengganggu kesibukan Anda. Atau dia berpikir untuk meminta uang untuk suatu keperluan dan masih mempertimbangkan kemungkinan respon Anda.

3. Apabila orang di sekitar Anda tiba-tiba menjadi lebih ramah dan banyak bicara dengan Anda lebih daripada biasanya.
Artinya:

  • Dia sedang jatuh cinta dan berbahagia dengan hubungannya itu dan berusaha mengambil hati Anda/persetujuan Anda mengenai pilihan hatinya.
  • Dia sedang mencoba mengambil hati Anda karena membutuhkan sesuatu atau bantuan dari Anda. Biasanya hal ini dilakukan setelah mereka berpikir seperti disebut pada poin 1 di atas, atau juga sesudah menerima bantuan/pemberian dari Anda dengan maksud menyenangkan hati Anda.
  • Dia sedang berbahagia karena baru gajian, baru dapat rezeki lainnya atau "usahanya" bersama isteri/suami/pasangannya tadi malam sukses.
  • Jika dia pimpinan/bos, dia sedang mencoba mengambil hati Anda untuk suatu bantuan yang diharapkannya di luar urusan dinas/pribadi. Atau dia sedang merasa bahagia untuk urusan uang, kesenangan atau rumah tangga.

4. Orang di sekitar Anda yang tiba-tiba tampak gugup dan bersikap manis dibuat-buat ketika Anda datang secara tiba-tiba.
Artinya:

Dia sedang berusaha menyembunyikan sesuatu yang dipegangnya atau disimpannya di suatu tempat. Sikap ini biasanya dilanjutkan dengan berusaha menggiring Anda untuk menjauhi tempat tersebut dan sambil berbicara dengan arah pembicaraan yang tidak jelas atau tidak fokus dan sering tidak penting. Atau dia sudah melakukan sesuatu yang menurutnya tidak disukai oleh Anda atau tidak ingin diketahui oleh Anda saat itu (bisa jadi sebuah kejutan), sehingga dia berusaha menutupinya dengan mengajak berbicara mengenai hal-hal lain secara tidak fokus.

5. Orang di sekitar Anda yang selalu berusaha menghindar/mengalihkan pembicaraan dari suatu topik ketika sedang berbicara dengan Anda.
Artinya:

  • Dia sedang mencoba mengalihkan pembicaraan ke arah yang diinginkannya. Jadi tunggu saja pembicaraan apa itu.
  • Dia sedang berusaha menghindar dari topik yang merupakan kelemahan/kekurangannya atau dia menghindari topik yang berhubungan dengan kesalahan yang sedang/sudah dilakukannya. Apabila topik yang dibahas mengenai perselingkuhan dan isteri/suami berusaha membelokkan arah pembicaraan, Anda perlu waspada.

6. Orang-orang di sekitar Anda yang sedang berkumpul dan mengobrol tiba-tiba diam ketika Anda muncul di tengah-tengah mereka dan terjadi saling pandang di antara mereka.
Artinya:

Mereka sedang membicarakan sesuatu hal yang tidak boleh diketahui oleh Anda atau sedang membicarakan sesuatu yang berhubungan dengan Anda.

7. Orang di sekitar Anda yang tiba-tiba kelihatan gugup sehingga gagap atau salah jawab ketika menjawab pertanyaan mengenai dari mana dia datang, ke mana dia pergi atau dengan siapa dia pergi.
Artinya:

Dia sedang berusaha menutupi kejadian yang sesungguhnya atau berbohong kepada Anda. Apabila untuk pertanyaan pertama jawaban yang diberikannya begitu tegas dan meyakinkan, cobalah dengan memberikan pertanyaan kedua yang masih berhubungan dengan pertanyaan pertama. Karena bisanya orang yang berbohong hanya berpikir untuk mempersiapkan jawaban satu pertanyaan dan jarang mempersiapkan jawaban untuk pertanyaan kedua atau ketiga, dan akan terlihat gugup.

Masih banyak sikap-sikap aneh lain dari orang sekitar yang pernah Anda jumpai, tapi paling tidak, secara umum hal seperti tersebut di atas sering dialami oleh kita. Semoga hal-hal seperti ini tidak membawa nuansa negatif dalam pikiran Anda, namun sebaliknya akan memberi manfaat bagi Anda dalam menentukan sebuah keputusan besar dalam hidup. Dan yang pasti, komunikasi secara langsung lebih diutamakan daripada hanya membaca pikiran menurut persepsi kita saja, dengan demikian Anda dan lawan bicara bisa merasa terbuka dan jelas terhadap topik atau permasalahan yang sedang dihadapi.

No comments:

Post a Comment

Puisi Kahlil Gibran tentang Keluarga

Anak Dan seorang perempuan yang menggendong bayi  dalam dekapan dadanya berkata,  Bicaralah pada kami perihal Anak. Dan dia berkata: Anak-an...